Suara.com - Konsumen Toyota keluhkan layanan purna jual dealer Tunas Toyota atas pembelian suku cadang yang tak sesuai dengan yang dijanjikan.
Elnard Peter seorang pengguna Innova Reborn mengaku kecewa, karena suku cadang yang dipesan dan dibayar lunas berbeda dengan yang sudah tiba.
Ia pun melakukan pengaduan terhadap pihak Tunas Toyota Cinere ke Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) yang tercatat dengan nomor register pengaduan No.0359/TLPK-OL/K.3/06/2024.
"Pengaduan tersebut berkenaan dengan layanan Purna Jual pihak Tunas Toyota Cinere atas transaksi pembelian Suku Cadang dan jasa perbaikan bengkel," ujar Peter kepada wartawan, Jumat (26/7/2024).
Ia menambahkan, jasa bengkel untuk mengganti suku cadang juga telah dibatalkan sepihak pada jadwal yang sudah disepakati karena alasan teknis pada alat ukur.
Lanjut Peter, pembatalan sepihak ini kembali terjadi dengan BPKN dimana pihak Tunas Toyota Cinere tidak menanggapi permintaan BPKN untuk memberikan klarifikasi.
"Keterangan pihak BPKN-RI terkini bahwa pihak Pelaku Usaha tidak menanggapi Undangan Klarifikasi yang pertama. Lalu setelah menerima undangan BPKN yang kedua pada awalnya pihak Tunas Toyota Cinere menyatakan menyanggupi untuk memberikan klarifikasi namun pada hari H malah meminta penundaan waktu hingga 1-2 minggu ke depan tanpa ada penjelasan," jelasnya.
Padahal kata Peter, agenda perbaikan produk Toyota All New Kijang Innova atau atau Innova Reborn itu semestinya dapat mencerahkan sekaligus memberikan kepastian hukum atas produk bahkan bagi semua pihak termasuk Pemegang Merk.
"Apakah dengan mengganti suku cadang tersebut mampu memperbaiki Mutu Produk yang sudah berulangkali dibuktikan oleh Auto2000 Bintaro saat saya ajukan Klaim Jaminan produk karena produk memiliki cacat tersembunyi sejak produk diserahkan kepada saya," tegasnya.
Baca Juga: Jika Ada Insentif, Mobil Hybrid Toyota Bisa Turun Harga Jadi Rp 300 Jutaan
Pasalnya kata Peter, proses perbaikan dan pengukuran Geometri Roda produk akan dilakukan di sarana bengkel Agen Pemegang Merk (authorized) sesuai prosedur (proprietary rights) yang ditetapkan Toyota.
"Hanya kali ini ada penambahan dengan mengganti suku cadang dengan biaya yang ditanggung Konsumen. Supaya terang benderang dan Toyota berhenti menampik, dalil mereka menolak melakukan kewajiban hukumnya untuk membeli kembali 2 unit produk Toyota All New Kijang Innova dari saya karena kondisi produk yang memiliki cacat mutu apakah bersesuaian dengan fakta pada produk," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Cara Aman Touring Jarak Jauh Saat Libur Lebaran Ala Yamaha Riding Academy
-
Bahaya Abaikan Kondisi Ban Saat Mudik Lebaran Bridgestone Siapkan Layanan Cek Gratis
-
Apakah Bisa Titip Motor di Polsek Saat Mudik Lebaran? Simak Syarat dan Lokasinya
-
Panduan Merawat Mobil Hybrid Toyota Agar Aki Tidak Tekor Saat Ditinggal Mudik Lebaran
-
Tips Sederhana Rawat Mobil Mazda Sebelum Lakukan Perjalanan Mudik Lebaran 2026
-
Ini Perbedaan Tipe EV Charger, Sesuaikan dengan Kapasitas Baterai Kendaraan Anda!
-
Strategi Daihatsu Atasi Kredit Mobil Ditolak Perusahaan Pembiayaan
-
AHM Fasilitasi Ribuan Konsumen Setia Mudik ke Kampung Halaman dan Siagakan Ratusan Posko
-
Kapan Truk Dilarang Melintas saat Lebaran 2026? Ini Jadwal dan Daftar Ruas Tolnya
-
Gojek Buka Suara soal Sulitnya Cari Ojol di Akhir Ramadan, Sebagian Pengemudi Mulai Pulkam!