- Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mendorong konsumen memilih mobil bekas irit bahan bakar sebagai alternatif.
- Pasar mobil bekas menyediakan berbagai pilihan kendaraan bermesin kecil yang tetap kompatibel menggunakan bahan bakar minyak Pertalite.
- Lima rekomendasi mobil bekas dengan harga terjangkau meliputi Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Honda Brio, Nissan March, dan Suzuki S-Presso.
Suara.com - Harga Pertamax RON 92 kini telah menyentuh Rp16.250 per liter. Bagi pemilik kendaraan yang ingin menekan biaya operasional, mobil bekas bermesin kecil bisa menjadi salah satu alternatif yang layak dipertimbangkan. Selain dikenal irit bahan bakar, sejumlah model juga masih kompatibel menggunakan pertalite.
Di pasar mobil bekas, tersedia cukup banyak pilihan mobil dengan harga mulai puluhan juta rupiah. Selain ramah di kantong saat dibeli, biaya perawatannya juga relatif terjangkau sehingga cocok untuk penggunaan harian.
Berikut lima pilihan mobil bekas yang masih bisa menggunakan Pertalite :
Toyota Avanza 1.3 (2010-2012)
Toyota Avanza dikenal memiliki perawatan yang mudah, suku cadang melimpah, serta nilai jual kembali yang relatif stabil. Varian mesin 1.300 cc juga cukup efisien untuk kebutuhan mobilitas keluarga sehari-hari meskipun karakter suspensinya masih terasa agak limbung saat melaju dalam kecepatan tinggi.
Di pasar mobil bekas, Toyota Avanza 1.3 keluaran 2010-2012 bisa ditemukan dengan harga sekitar Rp75 juta hingga Rp85 jutaan.
Daihatsu Xenia 1.3 (2010-2012)
Daihatsu Xenia menjadi alternatif lain di segmen MPV bekas. Mobil ini menawarkan kabin yang cukup lega, biaya perawatan yang relatif murah, serta ketersediaan suku cadang yang mudah ditemukan. Mesinnya memang tidak dirancang untuk performa agresif, namun sudah memadai untuk kebutuhan harian maupun perjalanan bersama keluarga.
Di pasar mobil bekas, Daihatsu Xenia 1.3 tahun 2010-2012 berada di kisaran harga Rp70 juta hingga Rp80 jutaan.
Baca Juga: Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh
Honda Brio Satya (2016-2018)
Honda Brio Satya masih menjadi salah satu hatchback yang banyak dicari di pasar mobil bekas. Mobil ini menawarkan handling yang lincah, konsumsi BBM yang efisien, serta desain yang masih terlihat modern hingga saat ini. Karakter tersebut membuat Brio cocok digunakan untuk mobilitas perkotaan.
Di pasar mobil bekas, Honda Brio Satya keluaran 2016-2018 bisa ditemukan dengan harga sekitar Rp85 juta hingga Rp95 jutaan.
Nissan March (2015-2017)
Bagi yang mencari mobil kompak untuk penggunaan dalam kota, Nissan March layak dipertimbangkan. Dimensinya yang ringkas membuat mobil ini mudah bermanuver di jalan sempit maupun saat parkir. Selain itu, kenyamanan berkendara dan radius putar yang kecil menjadi salah satu keunggulannya.
Di pasar mobil bekas, Nissan March tahun 2015-2017 berada di kisaran harga Rp80 juta hingga Rp95 jutaan.
Suzuki S-Presso (2020-2021)
Suzuki S-Presso menawarkan konsep city car dengan tampilan bergaya SUV. Mobil ini mengandalkan mesin 1.000 cc yang dikenal efisien dalam konsumsi bahan bakar. Posisi duduk yang cukup tinggi juga menjadi nilai tambah karena memberikan visibilitas yang lebih baik bagi pengemudi.
Di pasar mobil bekas, Suzuki S-Presso keluaran 2020-2021 bisa ditemukan dengan harga sekitar Rp85 juta hingga Rp90 jutaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?