Suara.com - Elders Garage dikabarkan akan segera membuktikan ketangguhan dari kendaraan konversi Vespa Super 1974, yang sudah melakukan konversi ke elektrifikasi melalui program Ride to Better Future Goes to Italy.
Kampanye tersebut dilakukan guna mendukung pemerintah dalam program konversi motor listrik. Bukan hanya itu, kegiatan ini juga berguna untuk mengedukasi masyarakat mengenai teknologi ramah lingkungan berkelanjutan, serta pengetahuan pengembangan unit conversion kit yang berkualitas.
CEO Elders Elettrico, Heret Frasthio dalam keterangan resminya, Sabtu mengatakan bahwa riset untuk membuat perangkat konversi yang berkualitas terus dilakukan Elders Garage hingga langkah pengujian terukur.
“Program Ride to Better Future Goes to Italy akan menggunakan Vespa Super 1974 milik Yohanes, merupakan hasil konversi Elders Garage menggunakan tipe Speedster V2 dengan baterai 72V 99AH model tank waterproof IPx4,” kata Heret Frasthio.
Dia melanjutkan bahwa motor yang akan menempuh jarak hingga 11.000 ribu km ini akan menggunakan 3Kw discbrake dengan kecepatan maksimum 85 Km/jam serta daya tempuh hingga 240 Km.
Vespa yang sudah ramah lingkungan ini memiliki waktu pengisian baterai selama 3,5 jam. Perjalanan ini akan dimulai akhir Agustus dari Indonesia ke Turki – Bulgaria – Serbia – Kroasia – Slovenia – Austria dan Italia.
Perjalanan yang tidak hanya mengenalkan kendaraan konversi, pihaknya juga menyelesaikannya dengan membawa misi semangat Kemerdekaan RI ke-79.
Tidak heran, jika perjalanan ini mendapatkan dukungan dari orang nomor satu di Indonesia yakni Presiden Joko Widodo.
“Saya juga menerangkan kalau melalui program Ride to Better Future Goes to Italy selain menguji produk konversi dari Elders, juga karena permintaan pasar di Eropa cukup besar,” ujar dia.
Baca Juga: Dulunya Bak Minyak dan Air, Kini Honda Jalin Kerja Sama dengan Yamaha: Ini 4 Faktanya
Dalam kesempatan itu, Heret Frasthio berharap bahwa program konversi gratis yang memberikan manfaat kepada banyak pihak ini akan tersebut dilanjutkan oleh pemerintah Republik Indonesia.
“Saya mengutarakan kepada presiden kalau program elektrifikasi kendaraan khususnya konversi motor listrik gratis dari pemerintah harus dilanjutkan ke depannya,” harap Heret.
Tidak hanya mendapatkan dukungan dari Jokowi, program ini juga mendapat apresiasi dari Menteri Lingkungan Hidup Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.
Kegiatan ini menurutnya, menggambarkan semangat keberanian menghadapi tantangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ekspor Timur Tengah Terdampak, Toyota Bikin 3 Pabrik di India
-
Cuma Segelintir, Ini Deretan Mobil Listrik dengan Baterai Nikel di Indonesia
-
Motor Listrik Lucu Yamaha Kini Tebar Pesona, Berapa Harganya?
-
6 Motor Murah Irit Bandel Bisa Dipakai Sejak Jadi Pelajar hingga Menjadi Mahasiswa
-
Suzuki Jimny Versi Listrik Mulai Kepergok Lakukan Uji Jalan di Medan Berat
-
Jagoan Eropa Hadir untuk Hadang CB150R, Vixion dan MT-15: Harganya Pukul Telak Rival
-
5 Mobil yang Nggak Bikin Orang Tua Tekor: Irit, Pajak Murah, Pas untuk Anak Muda dan Mahasiswa
-
Terpopuler: Kompetitor Beringas Siap Libas R15, Motor Listrik BGN Jadi Sorotan
-
Viral Wuling Binguo Hangus Terbakar saat Sedang Parkir
-
Krisis Keuangan Nissan Picu PHK Massal Hingga Potensi Serahkan Jalur Produksi ke Brand China