Suara.com - Pernahkah pemobil melihat tetesan air keluar dari knalpot mobil? Jangan panik dulu! Fenomena knalpot berair ini seringkali membuat pemilik mobil bertanya-tanya. Apakah ini tanda kerusakan atau justru pertanda bahwa mobil dalam kondisi baik? Mari kita bahas lebih lanjut.
Mengapa Knalpot Bisa Berair?
Knalpot berair sebenarnya merupakan fenomena yang cukup umum, terutama pada mobil dengan sistem injeksi bahan bakar (EFI). Hal ini terjadi karena proses pembakaran di dalam mesin menghasilkan uap air yang kemudian mengembun saat bersentuhan dengan bagian knalpot yang lebih dingin.
Beberapa faktor yang menyebabkan knalpot berair seperti dilansir dari Suzuki Indonesia antara lain:
- Kondensasi: Saat suhu udara dingin, uap air hasil pembakaran akan mengembun dan membentuk tetesan air di dalam knalpot.
- Perbedaan suhu: Perbedaan suhu antara mesin yang panas dan udara di sekitar yang dingin juga dapat menyebabkan kondensasi.
- Catalytic converter: Komponen ini berfungsi mengubah gas buang menjadi zat yang kurang berbahaya. Dalam prosesnya, catalytic converter juga menghasilkan uap air.
- Piston bermasalah: Dalam kasus yang jarang terjadi, piston yang rusak dapat menyebabkan pembakaran tidak sempurna dan menghasilkan lebih banyak uap air.
Kapan Harus Khawatir?
Meskipun knalpot berair umumnya dianggap normal, ada beberapa kondisi yang perlu diwaspadai:
- Jumlah air yang berlebihan: Jika jumlah air yang keluar dari knalpot sangat banyak atau disertai dengan asap putih tebal, bisa jadi ada masalah pada mesin, seperti gasket head yang bocor atau kerusakan pada sistem pendingin.
- Bau tidak sedap: Jika air yang keluar dari knalpot berbau asam atau manis, ini bisa menjadi tanda adanya masalah pada sistem pembakaran.
- Suara mesin tidak normal: Jika mesin mobil mengeluarkan suara yang tidak biasa, seperti ngelitik atau knocking, sebaiknya segera bawa mobil ke bengkel untuk diperiksa.
Knalpot berair pada umumnya adalah hal yang wajar dan tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Namun, jika Anda mengamati tanda-tanda yang tidak biasa, seperti jumlah air yang berlebihan, bau tidak sedap, atau suara mesin yang aneh, sebaiknya segera konsultasikan dengan mekanik untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta Pilihan Terbaik 2026, Kuat Nanjak dan Bandel di Jalan Rusak
-
Toyota Gazoo Racing Resmi Berganti Nama Demi Fokus pada Mobil Performa Tinggi
-
AHM Gelar Service Motor Gratis Dukung Pemulihan Bencana di Sumatera
-
Tampil Kalcer di Tongkrongan, Cek Harga Yamaha XSR 155 di Januari 2026
-
Berapa Harga Honda BeAT 2019? Mulai dari 9 Juta, Perhatikan Tips Ini
-
Terdaftar di RI, Ini Bocoran Spesifikasi Toyota Hilux BEV: Jarak Tempuh 300 KM, Siap Kerja Keras
-
Pengguna QJMOTOR Deklarasikan QJRiders Jakarta Sebagai Wadah Kolaborasi dan Persaudaraan
-
5 Mobil Matic Tahun Muda Mulai Rp50 Jutaan, Irit dan Praktis untuk Ibu-ibu
-
70 Juta Bisa Dapet Mobil Apa? Cek 5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit BBM di Sini
-
Daftar Tarif Pajak Progresif Kendaraan Terbaru, 5 Jenis Ini Bebas Pajak