Otomotif / Mobil
Senin, 12 Januari 2026 | 12:15 WIB
Logo Toyota. [Cicero7/Pixabay]
Baca 10 detik
  • Desain Toyota Hilux listrik resmi terdaftar di Indonesia melalui skema elektrifikasi.

  • Mobil niaga ini memiliki jarak tempuh 300 kilometer sekali pengisian daya.

  • Hilux BEV menggunakan sistem penggerak empat roda dengan tenaga 144 kW.

Suara.com - Nama besar Toyota kembali menjadi sorotan di pasar otomotif Indonesia, kali ini lewat segmen kendaraan niaga yang legendaris. Sebuah desain pikap yang identik dengan Toyota Hilux BEV (Battery Electric Vehicle) terpantau telah terdaftar secara resmi di Indonesia.

Pendaftaran ini bukan sekadar isu belaka. Langkah ini sejalan dengan strategi global Toyota multi-pathway yang diumumkan pada November 2025 lalu.

Toyota menegaskan komitmennya untuk menghadirkan berbagai pilihan penggerak, tidak hanya bertahan di mesin diesel konvensional, tetapi juga melangkah pasti ke elektrifikasi penuh.

Kehadiran Hilux BEV diprediksi tidak akan menghilangkan varian diesel yang sudah dicintai pengusaha, melainkan berjalan beriringan.

Bagi Anda yang mencari kendaraan operasional yang tangguh namun ingin menekan biaya bahan bakar jangka panjang, kehadiran Hilux listrik ini layak dinantikan.

Mobil yang diduga Toyota Hilux BHEV terdaftar di Indonesia (DJKI)

Jika Anda penasaran seberapa tangguh "kuda beban" listrik ini, simak bocoran spesifikasi Toyota Hilux BEV berikut ini.

1. Baterai dan Jarak Tempuh

Keraguan utama pada mobil listrik niaga biasanya terletak pada daya jelajah. Toyota Hilux BEV menjawabnya dengan baterai lithium-ion berkapasitas 59,2 kWh.

Baterai ini ditempatkan secara strategis di bawah lantai kendaraan untuk menjaga keseimbangan.

Baca Juga: Toyota Indonesia: Tarif dan Biaya Logistik Tantangan di 2026

Berdasarkan pengujian NEDC, Toyota mengklaim mobil ini mampu menempuh jarak 300 kilometer atau lebih dalam sekali pengisian penuh.

Angka ini dinilai cukup mumpuni untuk kebutuhan operasional harian dalam kota maupun rute distribusi jarak menengah tanpa perlu terlalu sering mengisi daya.

2. Performa Mesin dan Penggerak

Jangan remehkan tenaganya meski tanpa suara mesin diesel yang menderu. Hilux BEV dibekali dengan teknologi eAxle generasi terbaru yang ditempatkan di bagian depan dan belakang.

Sistem ini menghasilkan penggerak empat roda (4WD) dengan total output mencapai 144 kW.

Konfigurasi ini dirancang khusus agar Hilux listrik tetap memiliki torsi instan yang kuat, menjadikannya tetap andal untuk melahap medan off-road ringan maupun jalanan menanjak saat membawa beban.

3. Dimensi dan Kapasitas Angkut

Sebagai kendaraan kerja, utilitas adalah nomor satu. Hilux BEV tetap mempertahankan DNA aslinya sebagai pikap serbaguna yang lapang.

Mobil ini memiliki panjang 5.320 mm dengan wheelbase (jarak sumbu roda) mencapai 3.085 mm.

Dimensi ini menjamin ruang kabin yang tetap lega bagi pengemudi, sekaligus menyediakan area bak angkut yang optimal. Struktur rangkanya pun telah disesuaikan untuk menopang baterai sekaligus beban muatan, sehingga durabilitasnya setara dengan versi konvensional.

4. Jadwal Peluncuran

Bagi Anda yang berminat meminang mobil ini untuk armada bisnis, Toyota menargetkan peluncuran bertahap di kawasan Asia mulai tahun 2026.

Di Jepang sendiri, model ini dijadwalkan meluncur pada pertengahan 2026.

Pendaftaran desain di Indonesia merupakan sinyal kuat bahwa unit ini sedang dalam tahap studi kelayakan atau administrasi awal.

Dengan reputasi Toyota yang kuat dalam layanan purna jual dan ketersediaan suku cadang, Hilux BEV bisa menjadi pilihan investasi menarik untuk peremajaan armada di masa depan.

Load More