Suara.com - Honda Motor Co., Ltd. telah mengumumkan recall massal untuk beberapa model sepeda motor populer di India, termasuk CB350, CB500F, CB300R, dan CB350RS.
Recall ini dilakukan karena ditemukannya cacat pada sensor kecepatan roda dan camshaft pada model-model yang diproduksi antara Oktober 2020 dan April 2024.
Visordown melaporkan bahwa cacat pada sensor kecepatan roda dapat menyebabkan air masuk ke dalam kompartemen sensor, yang dapat mengakibatkan malfungsi serius.
Malfungsi ini dapat menyebabkan kegagalan speedometer, ABS, dan kontrol traksi pada sepeda motor yang dilengkapi dengan fitur-fitur keselamatan tersebut.
Dari deretan motor di atas, cuma CB500F yang sempat dihadirkan di Indonesia. Meski demikian, motor tersebut hadir di tahun 2017. Atau dengan kata lain, produk-produk awal beda tahun produksi dengan motor yang kena recall.
Cacat Camshaft
Selain itu, camshaft pada model-model CB350 yang diproduksi antara Juni dan Juli 2024 juga memiliki cacat manufaktur yang dapat mempengaruhi kinerja optimal kendaraan.
Camshaft merupakan komponen penting dalam mesin sepeda motor dan mengontrol pembukaan dan penutupan katup intake dan exhaust.
Perbaikan Gratis
Baca Juga: Ramai saat Parade, Sepi di Lintasan, Jurnalis Asing: Inilah Kegagalan MotoGP Mandalika
Honda akan melakukan perbaikan gratis untuk semua sepeda motor yang terdampak recall ini. Pelanggan dapat membawa sepeda motor mereka ke dealer Honda Bigwing terdekat untuk mendapatkan layanan perbaikan.
Pentingnya Mengikuti Recall
Mengendarai sepeda motor dengan cacat dapat berdampak pada keselamatan pengendara. Oleh karena itu, sangat penting bagi pemilik sepeda motor yang terdampak recall untuk segera membawa kendaraan mereka ke dealer untuk diperbaiki.
Berita Terkait
-
Ramai saat Parade, Sepi di Lintasan, Jurnalis Asing: Inilah Kegagalan MotoGP Mandalika
-
Ini Harga Motor Listrik Subsidi per September 2024, dari yang Termurah hingga Termahal
-
Harga Honda CBR1000RR-R Fireblade Terbaru Tembus Rp 798 Juta, Ini Daftar Ubahan yang Diterima
-
Begini Jadinya Motor Listrik Honda EM1 Dapat Sentuhan Livery Ala MotoGP
-
Yamaha XMAX dan Honda Forza Dibikin Minder, Motor Bermesin Ganas Ini Siap Bersaing, Harga Lebih Miring
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BRIvolution Reignite Perkuat Bisnis Inti dan Mesin Pertumbuhan Baru BRI
-
Kronologi Korwil BGN Kayong Utara Viral Hingga Dimutasi ke Papua
-
Transformasi BRIvolution Reignite Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan BRI
-
Kabel Wesel Dipotong! Vandalisme di Stasiun Tanjung Priok Bikin KRL Terlambat
-
BTS Absen di Grammy Awards 2027, Buntut Kategori Baru Musik Asia?
-
Daihatsu Boyong Mobil Konsep Masa Depan ke GIIAS 2026
-
BRIvolution Reignite Perkuat Daya Saing BRI dan Ekonomi Kerakyatan
-
Lebih dari 200 Penari dari Berbagai Daerah Ramaikan Lomba Tari Kreasi 2026 di Saloka Theme Park
-
Remehkan Timnas Indonesia, Pemain Thailand: Kami Paling Layak Juara Piala AFF 2026!
-
GoTo Cetak Laba Beruntun Q2-2026, Fintech Resmi Jadi Mesin Uang Baru