Suara.com - PT PLN (Persero) memberikan fasilitas kepada taksi listrik yang resmi beroperasi di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK), Kota Pekanbaru Provinsi Riau, yang dikelola Evista Puskopau Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau Tonny Bellamy menyampaikan fasilitas itu mulai dari pasokan daya serta turut menyediakan fasilitas stasiun pengisian kendaraan listrik umum, penukaran baterai hingga layanan "home charging" yang terintegrasi dengan "PLN Mobile".
Hal ini merupakan penugasan dalam Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).
“PLN berkomitmen mendukung program pemerintah untuk transisi energi, salah satunya melalui akselerasi pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Kami siap berkolaborasi dalam pengembangan infrastruktur yang dibutuhkan untuk mendukung kenyamanan pengguna kendaraan listrik,” kata Tonny di Pekanbaru, Selasa 1 Oktober 2024.
Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Pekanbaru, Yusuf Hadiyanto menyampaikan pihaknya bersama Evista Puskopau Pekanbaru telah berkolaborasi dalam upaya mewujudkan ekosistem kendaraan listrik yang ramah lingkungan.
Hal ini sejalan dengan tren masa kini yaitu penggunaan kendaraan listrik yang lebih praktis dan rendah emisi.
"Evista Puskopau Lanud RSN Pekanbaru telah menjadi contoh dalam industri energi dengan tindakan nyata untuk mendukung Program 'Electrifying Lifestyle' dan Program Riau Hijau. Dahulu, mereka sangat bergantung pada penggunaan energi fosil, namun kini telah beralih menggunakan energi bersih untuk operasionalnya," ujarnya.
Menurutnya, taksi listrik akan membantu Evista Puskopau Pekanbaru mengurangi jejak karbon mereka. Hal ini memberikan manfaat berupa efisiensi biaya penggunaan bahan bakar minyak.
"Kami berharap kolaborasi ini menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk mengikuti jejak Evista Puskopau Pekanbaru dalam menerapkan penggunaan kendaraan listrik yang ramah lingkungan dalam operasionalnya,” ujar Yusuf
Baca Juga: Penjualan Mobil BEV Kalahkan Hybrid: Tren Baru di Industri Otomotif Indonesia
Pemilik Evista Puskopau Pekanbaru Erlang Hadiwiguna mengaku bangga menjadi bagian dari ekosistem kendaraan listrik.
Dengan dukungan dari PLN, kegiatan operasional taksi telah beralih dari penggunaan kendaraan berbasis bahan bakar fosil menjadi kendaraan berbasis listrik.
"Dengan kendaraan listrik ini, kami merasa lebih berkontribusi dalam menjaga lingkungan dengan mengurangi emisi karbon. Sekarang biaya operasional kami menjadi lebih rendah dan lebih efisien. Saya yakin dengan program ini akan membantu mendorong masyarakat menuju perubahan positif dan meningkatkan kesadaran guna menjaga lingkungan kita," ungkap Erlang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
7 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh dengan Baterai Bandel, Harga Mulai Rp3 Jutaan
-
Cari Mobil Listrik Bekas Modal Rp75 Juta? Ini 5 Pilihan yang Bisa Kamu Pertimbangkan
-
Toyota Ladeni 'Perang Harga' Demi Bersaing dengan Kendaraan Listrik China
-
Adu Irit Biaya Operasional Motor Listrik vs Motor Bensin, Mana yang Lebih Hemat?
-
Rahasia Bensin Motor Tetap Irit Meski Dipakai Jarak Jauh, Modal Rp2 Ribu Saja
-
Apakah Motor Listrik Bisa Dicas di Rumah? Jangan Keliru Agar Tak Tersetrum
-
Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal
-
Berapa Harga Mitsubishi Destinator Bekas? Segini Selisihnya dengan yang Baru
-
Mobil Luxio Bekas di Bawah Rp100 Juta, Dapat Unit Tahun Berapa?
-
Impor Pikap India Belum Cukup dan Agrinas Impor Lagi dari China untuk Kopdes Merah Putih