Suara.com - GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2024 resmi dibuka di Muladi Dome, Universitas Diponegoro, menandai puncak dari rangkaian GIIAS Roadshow di berbagai kota besar Indonesia.
Dalam pameran ini, PT BYD Motor Indonesia menghadirkan jajaran teknologi kendaraan listrik unggulan yang siap mengubah wajah otomotif di Jawa Tengah, salah satu provinsi dengan pertumbuhan signifikan dalam adopsi kendaraan ramah lingkungan.
BYD menampilkan empat produk kendaraan listrik revolusioner: BYD Seal, BYD Atto 3, BYD Dolphin, dan MPEV premium terbaru BYD M6. Inovasi ini menunjukkan komitmen BYD dalam membawa teknologi elektrifikasi ke tingkat lebih tinggi. Mulai dari kendaraan yang dirancang untuk penggunaan sehari-hari hingga kendaraan multi-fungsi untuk keluarga, setiap model menggabungkan efisiensi energi dan performa tinggi.
"Debut perdana BYD di GIIAS Semarang 2024 ini adalah langkah penting bagi kami. Keikutsertaan ini menjadi kesempatan luar biasa bagi kami untuk menunjukkan komitmen terhadap inovasi dan pengembangan industri otomotif secara berkelanjutan. Kami percaya bahwa Jawa Tengah, terutama Semarang, memiliki potensi besar untuk menjadi pusat kendaraan listrik di Indonesia. Kami sangat antusias untuk memperkenalkan inovasi-inovasi teknologi terbaru BYD kepada masyarakat disini dan berharap dapat menjadi bagian dari perjalanan menuju mobilitas yang lebih ramah lingkungan," ujar Luther Panjaitan, Head of PR & Government Relation PT BYD Motor Indonesia di Semarang pada Rabu (23/10/2024).
Teknologi Terdepan di Bidang Elektrifikasi
BYD menghadirkan teknologi canggih yang berfokus pada efisiensi energi dan performa tinggi, termasuk platform e-platform 3.0 dan Blade Battery, sebuah inovasi dalam teknologi baterai Lithium Iron Phosphate (LFP).
Platform ini dirancang untuk meningkatkan kinerja kendaraan listrik dengan efisiensi energi yang lebih tinggi serta jangkauan yang lebih jauh dalam sekali pengisian daya. Blade Battery, dengan keunggulan dalam hal daya tahan dan keselamatan, memungkinkan BYD M6 menempuh jarak hingga 530 km dalam satu kali pengisian penuh.
Salah satu fitur unggulan yang diperkenalkan BYD adalah VtoL (Vehicle to Load), yang memungkinkan kendaraan untuk menyediakan daya bagi perangkat elektronik eksternal, seperti TV atau konsol game. Ini menunjukkan bahwa mobil listrik BYD tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai sumber energi portabel untuk keperluan sehari-hari.
Di antara model yang ditampilkan, BYD M6 menjadi sorotan utama sebagai MPEV (Multi-Purpose Electric Vehicle) yang menawarkan kombinasi ruang luas, kenyamanan premium, dan performa bertenaga. Kendaraan ini dilengkapi dengan berbagai fitur modern, termasuk Panoramic Sunroof, 12.8 inch Rotating Screen, dan Wireless Charger.
Baca Juga: Malaysia Mulai Produksi Mobil Listrik Nasional: Indonesia Kecolongan, Imbas Tucuxi Dijegal?
Mengedepankan efisiensi energi, M6 juga menonjol dengan desain yang stylish dan ramah lingkungan, menjadikannya pilihan ideal bagi keluarga Indonesia yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa mengorbankan kenyamanan.
Dukungan Ekosistem Kendaraan Listrik
BYD tidak hanya memproduksi kendaraan listrik, tetapi juga berperan aktif dalam mengembangkan infrastruktur pendukung seperti SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) di seluruh Indonesia. Melalui kerja sama dengan berbagai perusahaan listrik, BYD memastikan pengguna kendaraan listrik dapat dengan mudah mengisi daya di lokasi-lokasi strategis.
Dengan hadirnya BYD di GIIAS Semarang 2024, Jawa Tengah semakin siap untuk menjadi pusat elektrifikasi dan industri otomotif ramah lingkungan di Indonesia. Melalui teknologi mutakhir, inovasi pengisian daya cepat, serta komitmen kuat terhadap keberlanjutan, BYD membawa solusi mobilitas yang lebih hijau dan efisien bagi masyarakat Semarang dan sekitarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
7 Motor Listrik Paling Tangguh untuk Harian, Anti Drama dan Minim Perawatan
-
Volkswagen Pangkas Kapasitas Produksi Satu Juta Unit Akibat Laba Anjlok
-
Apakah Denza D9 Generasi Baru Jadi MPV Mewah Paling Gila Abad Ini?
-
Dexlite Meroket Harga SUV Mitsubishi Merosot, Ini Pajero Sport Bekas Paling Cocok
-
Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China
-
Bukan Lagi Rp0! Ini Aturan Baru Pajak Motor Listrik Tahun 2026, Cek Simulasi Hitungannya
-
5 Mobil Diesel Tiga Baris Low Cortisol Nggak Bikin Kantong Jebol, yang Aman Pakai Biosolar
-
Toyota Fortuner 2006 Tawarkan Kemewahan Pejabat dengan Harga Sangat Merakyat, Setara Dana LCGC
-
Ciri Mobil yang Tak Boleh Pakai Bioetanol, Wajib Tahu agar Mesin Tidak Rusak
-
Sah Jadi Komisaris Bank BJB, Isi Garasi Otomotif Susi Pudjiastuti Cukup Nyentrik