Suara.com - Dunia otomotif dihebohkan dengan kolaborasi dua raksasa industri sepeda motor Jepang, Yamaha dan Honda. Kedua pabrikan ini menggabungkan keunggulan masing-masing untuk menciptakan motor matic yang kuat dan efisien. Bagaimana hasil dari perpaduan ini? Mari kita telusuri lebih lanjut!
Dilansir dari Electrodealpro, proyek ini dimulai pada akhir tahun 2016, dengan tujuan utama memangkas biaya produksi dan menghasilkan motor yang terjangkau. Honda dikenal dengan keahliannya dalam membuat mesin yang irit, sementara Yamaha unggul dalam desain sasis yang kuat dan stylish. Perpaduan ini menghasilkan motor matic Yamaha Vino, yang menggabungkan kelebihan kedua merek.
Motor ini menggabungkan keunggulan teknologi mesin Honda dengan desain khas Yamaha. Dilengkapi dengan teknologi Enhanced Smart Power (eSP), mesin 50 cc-nya yang bertenaga 3,3 hp pada 8.000 rpm dan torsi 4,1 Nm pada 6.000 rpm dipadukan dengan fitur idling stop untuk efisiensi bahan bakar.
Sasis dan desainnya yang khas Yamaha memberikan bobot yang ringan hanya 81 kg serta tangki BBM berkapasitas 4,5 liter. Ditambah lagi dengan bagasi 20 liter di bawah jok dan pelek serta ban berukuran 10 inci, motor ini menawarkan kombinasi performa, efisiensi, dan kepraktisan yang menarik.
Tak lupa adanya slot USB charger 12V 1A di dek tengah disematkan pada motor ini.
Yamaha Vino hasil kolaborasi ini ditujukan untuk pasar Jepang dengan harga 203.500 yen atau sekitar Rp 27 juta. Meskipun belum tersedia di Indonesia, kehadiran motor ini menunjukkan potensi besar dalam inovasi industri otomotif.
Kolaborasi Yamaha dan Honda dalam proyek Yamaha Vino membuktikan bahwa persaingan sehat dapat menghasilkan inovasi luar biasa.
Dengan menggabungkan keunggulan masing-masing, kedua pabrikan ini berhasil menciptakan motor matic yang tidak hanya kuat dan efisien, tetapi juga terjangkau.
Meskipun saat ini hanya tersedia di Jepang, kolaborasi ini membuka peluang bagi inovasi serupa di pasar global di masa depan.
Baca Juga: AHM Berikan Penyegaran New CBR150R, Tampil Lebih Agresif
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Ala MotoGP Rilis di Jakarta Fair 2026
-
Terpopuler: Risiko Memaksa Motor Matic Konsumsi Pertalite, 5 Motor Tangguh yang Irit untuk Harian
-
Spesifikasi, Harga, dan Pilihan Warna Suzuki S-Presso Girl Edition: Mobil Kompak untuk Wanita Karier
-
4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya
-
Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?
-
5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia di Kala Harga Pertamax Meroket, Kenali Jenis Penyakitnya
-
Mitsubishi Eclipse Bangkit dari Kubur, Kini Bawa 'Jantung' Elektrik
-
Nissan Leaf Bekas Harganya Tinggal Segini, Mending Mana dari Mobil Listrik Murah China?
-
TAFS Bungkam saat OJK Soroti Dugaan Kekerasan Matel Hingga Ancam Sanksi Administratif