Suara.com - Kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92 arah Jakarta yang terjadi Senin lalu mengingatkan kita akan pentingnya keselamatan di jalan raya, terutama bagi kendaraan berat seperti truk.
Insiden ini menyoroti bahaya yang timbul akibat rem blong dan langkah-langkah yang harus ditempuh oleh supir truk untuk mencegah tragedi serupa. Berikut ulasannya, seperti Suara.com rangkum dari Adrenaline Diesel:
Penyebab Rem Blong pada Truk Berat
Sistem pengereman pada truk berat berbeda dengan kendaraan biasa, karena menggunakan sistem rem angin.
Sistem ini menggunakan udara sebagai pengganti cairan hidrolik, sehingga tidak akan kehabisan cairan atau mengalami masalah rem besar akibat kebocoran cairan.
Meski demikian, beban berat yang dibawa kendaraan ini bisa menyebabkan masalah keselamatan tambahan pada sistem rem angin.
Gejala Rem Bermasalah
Ada beberapa tanda yang menunjukkan rem truk berat sedang bermasalah:
- Suara Mencicit: Suara mencicit yang tinggi menandakan bantalan rem perlu diganti.
- Gesekan: Gesekan menandakan bantalan rem sudah aus dan bisa merusak rotor.
- Getaran: Rotor yang bengkok dapat menyebabkan getaran saat pengereman.
- Tarikan: Kendaraan menarik ke satu sisi saat pengereman bisa berarti keausan bantalan rem yang tidak merata.
- Rem Lembek: Jika pedal rem terasa lembek, bisa jadi bantalan rem sudah habis atau ada kebocoran pada saluran rem angin.
Langkah Pencegahan dan Penanganan
Baca Juga: Update! 4 Fakta Kecelakaan Tol Cipularang, Berapa Banyak Jumlah Korban?
Untuk mencegah dan mengatasi masalah rem blong, supir truk harus memperhatikan beberapa langkah berikut:
- Perawatan Rutin: Lakukan perawatan rutin pada sistem pengereman untuk memastikan berfungsi dengan baik.
- Pemakaian yang Tepat: Hindari pengereman terlalu keras atau sering untuk menghindari overheating pada drum rem.
- Muatan yang Tepat: Pastikan muatan trailer terdistribusi dengan benar untuk menghindari peningkatan keausan rem.
- Pemeriksaan Berkala: Periksa saluran rem angin secara berkala untuk memastikan tidak ada kerusakan atau kebocoran.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Rem Blong?
Saat menghadapi situasi rem blong, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh supir truk:
- Turunkan Gigi: Alihkan gigi ke yang lebih rendah untuk memperlambat laju kendaraan.
- Hindari Rem Darurat: Jangan langsung menggunakan rem darurat, terutama pada kecepatan tinggi.
- Pompa Rem: Jika menggunakan rem hidrolik, coba pompa rem untuk mendapatkan kembali tekanan.
- Cari Jalan Keluar: Cari jalan keluar seperti bahu jalan atau jalur lain yang aman.
Selalu ingat, keselamatan di jalan adalah prioritas utama. Pastikan untuk selalu memeriksa dan merawat sistem pengereman kendaraan berat Anda secara berkala agar tetap berfungsi optimal dan menghindari kecelakaan yang tidak diinginkan.
Berita Terkait
-
Penyebab Kecelakaan di Tol Cipularang Terkuak, Ini Penjelasan Polda Jabar
-
Update! 4 Fakta Kecelakaan Tol Cipularang, Berapa Banyak Jumlah Korban?
-
Lagi-Lagi Truk! 4 Kecelakaan Tragis Termasuk Cipularang dan Insiden Kru Tv One: Belum Genap 2 Pekan Sudah Banyak Korban
-
Posisi Kendaraan Menumpuk, Petugas Sempat Kesulitan Evakuasi Korban Kecelakaan di Tol Cipularang KM 92
-
Video Detik-Detik Kecelakaan di Cipularang, Truk Hantam Sejumlah Mobil sebelum Terguling
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Lupakan Skutik, Motor Bandel Honda Ini Layak Dilirik: Irit Tembus 59,8 km/liter
-
Apakah Mobil Listrik Boleh Pakai Ban Mobil Biasa? ini 5 Rekomendasinya
-
Bagian Apa Saja dari Mobil Listrik yang Butuh Perawatan Rutin?
-
Honda Resmikan Pabrik Baru di Turki, Ada Apa di Baliknya?
-
Sekali Muncul Langsung Bawa 2 Model, Suzuki Siap Acak-acak Pasar NMAX dan PCX di Indonesia
-
Harga Selisih 100 Juta Lebih, Apa Bedanya Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X?
-
5 Mobil BMW Ini Konon Mudah Dirawat bak Toyota, Harganya Cuma Segini
-
10 Mobil 1200cc ke Bawah Irit Bensin dan Murah Pajak: 'Low Cortisol', Anti Kantong Jebol
-
Mobil Harian Harga Mirip Motor 250cc: Mending Hyundai Grand Avega Hatchback, i20, atau Kia Rio?
-
Diam-diam Rilis Versi Mewah: Suzuki Hadirkan Mobil Pekerja Keras Murah, Bisa Jadi Andalan Keluarga