Suara.com - Kemacetan telah menjadi ritual harian yang tak terhindarkan bagi pengendara motor terutama di kota-kota besar.
Namun, tahukah kalian bahwa di balik frustrasi dan waktu yang terbuang, kemacetan juga secara signifikan memengaruhi konsumsi bahan bakar kendaraan. Kok bisa?
Seperti dilansir dari Federal Oil, mesin motor bekerja dalam kondisi sub-optimal saat terjebak macet. Putaran mesin yang rendah dan kondisi idle berkepanjangan menciptakan pembakaran tidak efisien.
Motor yang seharusnya beroperasi pada kecepatan ideal justru dipaksa bekerja pada RPM rendah, mengakibatkan pemborosan bahan bakar yang signifikan.
Pola berkendara stop-and-go dalam kemacetan menjadi kontributor utama pemborosan BBM. Setiap akselerasi dari posisi berhenti membutuhkan energi lebih besar, sementara pengereman mendadak membuang energi yang seharusnya bisa dimanfaatkan.
Kondisi ini diperparah dengan sering mematikan dan menghidupkan mesin, terutama pada motor dengan fitur idle stop system.
Selain pemborosan BBM, kemacetan juga meningkatkan emisi gas buang akibat pembakaran tidak sempurna. Hal ini tidak hanya berdampak pada lingkungan tetapi juga dompet pengendara.
Pengeluaran untuk BBM bisa meningkat hingga 30% lebih tinggi dibanding kondisi normal.
Beberapa langkah strategis dapat diterapkan untuk meminimalkan dampak kemacetan terhadap konsumsi BBM:
Baca Juga: Selamatkan CVT Motor Matic, Kenali Tanda-tanda Kerusakannya
- Lakukan perawatan rutin, terutama pada sistem injeksi dan filter udara
- Pertahankan tekanan ban optimal
- Hindari akselerasi dan pengereman mendadak
- Gunakan rute alternatif pada jam sibuk
- Manfaatkan fitur eco-riding jika tersedia
Dengan memahami dan menerapkan tips di atas, pengendara dapat lebih bijak dalam menghadapi kemacetan sambil tetap menjaga efisiensi konsumsi BBM motor mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia
-
Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar
-
Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian
-
Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional
-
Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini
-
Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?