Suara.com - Filter kabin mobil memainkan peran penting dalam menjaga kualitas udara di dalam kendaraan.
Namun, seiring waktu, filter ini bisa menjadi kotor dan tersumbat, menyebabkan berbagai masalah, mulai dari suhu hingga aroma kendaraan.
Berikut adalah enam tanda bahwa filter kabin mobil Anda perlu diganti segera.
1. Bau Tidak Sedap dari Ventilasi Kendaraan
Jika mobil Anda tiba-tiba berbau seperti ruang loker gym atau kaus kaki basah, bisa jadi ada masalah dengan filter kabin.
Filter yang terkontaminasi bisa menyebabkan bau apek atau berjamur yang mengalir keluar dari ventilasi.
Semakin tinggi aliran udara, semakin kuat baunya. Bahkan jika Anda mencoba menghilangkan bau tersebut, upaya Anda akan sia-sia sampai Anda mengganti filter kabin.
Setelah diganti, mungkin perlu waktu sampai bau tersebut hilang sepenuhnya.
2. Aliran Udara yang Buruk dari Ventilasi
Baca Juga: Darurat Investor: Umur Nissan Cuma Tinggal Setahun Lagi?
Gejala berikutnya yang mungkin Anda perhatikan adalah aliran udara yang berkurang, selain bau. Saat filter tersumbat, udara tidak bisa mengalir bebas.
Aliran udara menurun, bahkan ketika sistem diatur pada kecepatan maksimum. Hal ini tidak hanya menyebabkan Anda menerima sedikit udara, tetapi juga memberikan tekanan besar pada sistem kontrol iklim.
Menggunakan sistem dalam kondisi ini bisa menyebabkan kegagalan lainnya yang lebih mahal untuk diperbaiki.
3. Jendela Berkabut atau Berembun
Salah satu fungsi filter kabin adalah untuk menjaga aliran udara yang tepat dalam kendaraan. Aliran udara ini diperlukan saat jendela menjadi berkabut.
Tanpa aliran udara yang memadai, jendela sulit untuk dibersihkan, menghambat visibilitas. Jika Anda tidak dapat menggunakan sistem defrost atau sistem tidak cukup kuat, Anda bisa menghapus kondensasi sendiri.
Berita Terkait
-
Darurat Investor: Umur Nissan Cuma Tinggal Setahun Lagi?
-
5 Artis Kasih Anak Kado Mobil Mewah sejak Kecil, Lightning McQueen dari Raffi Ahmad Tak Ada Apa-apanya?
-
Gubernur Jagoanmu Kalah? Ini 6 Pilihan Mobil Bekas Harga Miring untuk Bantu Pindah Provinsi
-
PPN 12 Persen Bikin Harga Mobil Melejit, BYD Harapkan Insentif Demi Mengkerek Daya Beli
-
Amnesty International Soroti Rantai Pasok Mineral Produsen Mobil Listrik Dunia yang Berpotensi Langgar HAM
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif