Suara.com - Industri otomotif global tengah menghadapi tantangan besar, dengan beberapa perusahaan ternama terancam gulung tikar pada November 2024.
Penutupan pabrik, pemangkasan produksi, dan kesulitan keuangan menjadi masalah utama yang harus dihadapi oleh perusahaan-perusahaan ini.
Berikut adalah daftar empat perusahaan otomotif yang saat ini berada di ambang krisis dan langkah-langkah drastis yang mereka ambil untuk bertahan.
1. Grup VW
Volkswagen berencana menutup setidaknya tiga pabrik mobil di Jerman dan memberhentikan puluhan ribu karyawan. Ini merupakan yang pertama dalam sejarah 87 tahun mereka. Langkah ini menghadapi perlawanan dari serikat pekerja dan berpotensi memicu aksi mogok.
2. Nissan
Nissan mengurangi produksi di AS sebesar 17% hingga Maret 2025, berdampak pada model Frontier dan Rogue. Kekhawatiran tentang masa depan Nissan meningkat dengan dua pejabat yang menyebutkan bahwa merek ini hanya punya waktu 12-14 bulan untuk bertahan tanpa investor utama baru.
3. KTM
KTM, produsen sepeda motor terbesar di Eropa, menghadapi kesulitan keuangan dan bersiap untuk proses restrukturisasi hukum dengan administrasi mandiri. Langkah ini diharapkan membantu mereka beradaptasi dengan pasar yang berubah.
Baca Juga: Belajar dari Negeri Seberang, 80 Persen Pencurian Mobil Disebabkan Faktor Sepele Ini
Masalah-masalah ini telah membangun selama bertahun-tahun dan Pierer baru-baru ini mengutip berbagai masalah termasuk ekonomi Eropa yang stagnan serta resesi di Jerman.
4. Stellantis
Stellantis, perusahaan hasil merger PSA dan Fiat Chrysler, menghadapi penurunan penjualan sebesar 14% dan penurunan laba hampir setengahnya di paruh pertama 2024. Masalah kualitas produk dan harga yang tinggi menyebabkan kesulitan bagi merek-merek seperti Jeep, Ram, Dodge, dan Chrysler.
Berita Terkait
-
Belajar dari Negeri Seberang, 80 Persen Pencurian Mobil Disebabkan Faktor Sepele Ini
-
Mobil Bekas Terlaris di Indonesia: Innova, Brio, Avanza, Xpander, HR-V!
-
PPN Naik 12 Persen, Produsen Mobil Mewah Tak Terpengaruh?
-
Mutu Eksterior HR-V Bikin Kecewa, Honda Kena Gugatan
-
Dampak Krisis: Produksi Nissan di AS Dipangkas Hingga Maret 2025
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim