Suara.com - Pernahkah kalian mengalami situasi di mana motor tidak bisa dinyalakan padahal sudah mencoba berkali-kali menggunakan electric starter?
Masalah ini sering kali berkaitan dengan kondisi aki yang drop atau lemah. Sebagai komponen vital dalam sistem kelistrikan sepeda motor, aki berperan penting dalam berbagai fungsi, mulai dari menyalakan mesin hingga mengoperasikan sistem pencahayaan.
Dilansir dari Wahana Honda, aki atau baterai sepeda motor merupakan jantung dari sistem kelistrikan kendaraan.
Komponen ini bertanggung jawab menyuplai energi listrik untuk berbagai fungsi penting seperti sistem starter elektrik, lampu-lampu, klakson, dan berbagai fitur elektronik lainnya.
Ketika aki mengalami masalah, dampaknya akan terasa pada keseluruhan performa motor.
Faktor-Faktor Penyebab Aki Motor Drop
1. Usia Pakai Aki
Seperti halnya komponen lain, aki memiliki masa pakai tertentu. Seiring berjalannya waktu, kemampuan aki untuk menyimpan dan mendistribusikan energi listrik akan menurun secara alamiah. Umumnya, aki motor berkualitas baik dapat bertahan antara 2-3 tahun dengan perawatan yang tepat.
2. Masalah Pengisian Daya
Baca Juga: Aki Motor Cepat Habis? Ini 10 Penyebab dan Solusinya!
Sistem pengisian aki pada sepeda motor modern memang sudah dirancang secara otomatis, namun masalah masih bisa terjadi.
Overcharging (pengisian berlebih) yang sering disebabkan oleh kiprok atau regulator yang bermasalah dapat merusak aki. Sebaliknya, pengisian yang tidak mencukupi akan membuat aki tekor dan tidak mampu menjalankan fungsinya dengan optimal.
3. Pola Penggunaan Motor
Cara kita menggunakan sepeda motor ternyata berpengaruh signifikan terhadap kondisi aki. Penggunaan yang terlalu singkat atau sebaliknya, motor yang jarang digunakan, dapat mengganggu siklus pengisian dan pengosongan aki yang ideal.
Motor yang hanya digunakan untuk jarak pendek tidak memberikan waktu yang cukup bagi sistem pengisian untuk mengisi ulang aki.
4. Minimnya Perawatan Rutin
Perawatan berkala sering kali diabaikan oleh pemilik sepeda motor. Padahal, pemeriksaan rutin terhadap kondisi aki, termasuk mengecek tegangan, membersihkan terminal, dan memastikan sambungan kabel dalam kondisi baik, sangat penting untuk menjaga performa aki.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL