Suara.com - Tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) mentargetkan untuk membawa pulang juara umum kelas Asia Production 250 (AP250) pada seri pamungkas Asia Road Racing Championship (ARRC) 2024 yang akan berlangsung di Chang International Circuit, Buriram, Thailand.
Salah satu pembalap tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang berpeluang besar adalah M Faerozi yang berada di posisi ke-3 klasemen sementara. Ini hanya berbeda 2 poin saja dengan peringkat ke-2 dan gap 12 poin dari posisi teratas.
"Saya sudah siap menghadapi balapan terakhir di seri penutup ARRC 2024 kelas AP250. Peluang yang masih terbuka untuk meraih juara umum AP250 akan saya manfaatkan semaksimal mungkin. Baik itu mental dan fisik yang kuat, serta motor YZF-R3 akan mendukung pertarungan saya di lintasan Buriram nanti. Saya harapkan dapat mengulang hasil maksimal itu di putaran pamungkas, sekaligus merebut juara umum," ungkap M Faerozi, pembalap Yamaha Racing Indonesia, Jumat (6/12/2024).
Menghadapi putaran terakhir ARRC 2024 Thailand, sesi latihan menjadi hal yang krusial untuk dapat menemukan set-up atau pengaturan terbaik pada pacuan Yamaha YZF-R3. Langkah evaluasi bersama wajib dilakukan untuk dapat memperoleh starting grid yang potensial dalam merebut podium juara.
Jika mengacu pada hasil putaran awal ARRC 2024 yang berlangsung di venue yang sama di Buriram Thailand (15-17 Maret) lalu, dua petarung Yamaha Racing Indonesia mendapatkan hasil optimal. M Faerozi dan Arai Agaska memborong podium 1-2 race 1 AP250.
Hasil tersebut dapat menjadi motivasi kuat untuk dapat memperoleh pencapaian maksimal di seri terakhir. Sejarah bakal tercipta jika rider tim Yamaha Racing Indonesia dapat merenggut juara umum AP250 ARRC 2024 Thailand.
Di samping itu, tim Yamaha Racing Indonesia yang dikomandoi Wahyu Rusmayadi selaku manager tim juga berkompetisi di kelas Supersport600 (SS600). Wahyu Nugroho akan berduet dengan pembalap Jepang Yuta Date yang menggantikan AM Fadly yang masih menjalani pemulihan cedera.
Catatan penting dalam seri pertama ARRC 2024 Thailand, terbukti Wahyu Nugroho dapat menembus deretan 4 besar. Saat ini Wahyu Nugroho berada di urutan ke-11 standing point SS600.
"Mohon dukungan doa rakyat Indonesia agar perjuangan all-out tim Yamaha Racing Indonesia dapat membuahkan hasil spesial dengan meraih predikat juara umum di pentas final ARRC 2024 Thailand," pungkas Faerozi.
Baca Juga: Metamorfosis Motor Yamaha: Dari Skutik Premium Menjadi Harley-Davidson Rasa Lokal
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Keputusan Insentif Kendaraan Listrik Diserahkan ke Daerah, Pusat Dinilai Lempar Tanggung Jawab
-
Pertumbuhan Pengguna Kendaraan Listrik di Jakarta Naik 9 Kali Lipat
-
AEML: SE Mendagri Beri Kepastian Insentif Pajak dan Investasi Kendaraan Listrik
-
Tertipu AI Seorang Pria Kehilangan Rp 1,2 Miliar untuk Lexus Fiktif
-
Promo DAIFIT 2026 Beri Hadiah Umroh dan Kemudahan Beli Mobil Daihatsu
-
Toyota Recall Land Cruiser 300 dan Lexus LX Karena Masalah ECU
-
Bawa Layar Canggih dan Dashcam, Potret Pesaing Kuat Honda ADV160 Punya Mesin Lebih Bertenaga
-
6 Motor Sekelas Yamaha Vixion yang Harganya Terjun Bebas: Layak Dibeli di 2026, Ada yang 4 Jutaan
-
Takut Pertamax Naik? 5 Mobil Irit Lolos Pertalite Ini Bikin Dompet Tentram Hidup Cuan
-
Mobil Listrik Murah BYD Atto 1 Sekarang Adopsi Teknologi Otonom Mewah, Jarak Tempuh Tembus 500 KM