Suara.com - Siapa yang tidak deg-degan saat melewati gerbang tol? Apalagi kalau saldo e-toll card sudah tipis, bisa bikin keringat dingin. Tapi tenang, sobat mudik. Ada cara pintar untuk menghindari drama "saldo tidak cukup" di tengah perjalanan. Yup, Google Maps yang setia menemani navigasi kita ternyata punya fitur rahasia yang bisa jadi penyelamat!
Cara Gunakan Google Maps untuk Cek Tarif Tol
Gampang banget! Bayangkan seperti membuka peta harta karun, tapi kali ini harta karunnya adalah informasi tarif tol yang berharga. Pertama-tama, pastikan HP-mu sudah dibekali Google Maps versi terbaru ya. GPS juga harus dalam kondisi siap tempur.
Langkah-langkah Selanjutnya:
1. Lihat foto profilmu yang bertengger manis di pojok kanan atas? Klik dia.
2. Temukan menu 'Setelan' dan pilih 'Navigasi' - anggap saja ini ruang kendali pusatmu.
3. Sscroll ke bawah sampai menemukan kata sakti 'Tarif Tol'.
4. Klik 'Lihat Tarif Kartu Tol'. Sekarang kamu punya akses ke informasi tarif tol!
5. Balik ke halaman utama Google Maps
6. Klik 'Telusuri di sini' dan masukkan titik awal dan akhir perjalananmu. Ibarat merencanakan rute petualangan
7. Pastikan mode transportasimu adalah mobil (cari ikon mobilnya ya!), lalu tekan 'Mulai' untuk memulai misimu.
Tapi ingat, sobat mudik! Seperti ramalan cuaca, tarif yang muncul di Google Maps adalah perkiraan. Kadang bisa ada sedikit selisih dengan tarif aslinya. Apalagi pas musim mudik atau hari raya, tarif bisa berubah-ubah seperti bunglon. Jadi, selalu siapkan dana lebih untuk jaga-jaga ya!
Trik Tambahan untuk Pemudik Cerdas
- Selalu update aplikasi Google Maps-mu
- Double check dengan website resmi operator tol
- Siapkan saldo e-toll card lebih dari estimasi
- Catat rute alternatif untuk antisipasi
Sekarang kamu sudah punya senjata rahasia untuk mudik yang lebih hemat dan terencana. Tidak ada lagi kejutan tidak mengenakkan di gerbang tol. Kamu bisa fokus menikmati perjalanan dan quality time bersama keluarga.
Gimana? Keren kan fiturnya? Yuk, langsung praktekkan tips di atas untuk persiapan mudik nanti. Dengan Google Maps sebagai navigator andalan, perjalanan mudikmu bakal lebih smooth dan hemat!
Baca Juga: Curah Hujan Tinggi, Kemenpar Ingatkan Wilayah Jawa Paling Rawan Bencana Selama Momen Libur Nataru
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Layanan Purna Jual Topang Bisnis Auto2000 di Tengah Lesunya Penjualan Mobil Baru
-
140 Tahun Mercedes-Benz: Dari Mobil Pertama Dunia Sampai Jejak Awal di Indonesia
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
-
Sinyal Kehadiran Denza B5 di Indonesia Semakin Dekat, Debut di IIMS 2026 ?
-
Berapa Harga Isuzu Panther Bekas? Berikut 9 Pilihannya Mulai Rp 70 Juta
-
Penyakit Khas Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Wajib Dicek Sebelum Beli
-
All-Out di Negeri Seberang, BYD Siapkan Mobil Khusus untuk Pasar India
-
Sudah Tahu Harga BBM Turun per 4 Februari 2026? Ini Daftar Lengkap Tarif Pertamina hingga Shell Baru