Suara.com - Siapa sangka, Daihatsu Rocky yang kini menjadi mobil keren dengan bodi gagah ternyata dulunya merupakan kendaraan bertampang bak Suzuki Jimny.
Yups, ini bukan khayalan belaka. Dulu Daihatsu pernah membuat Rocky dengan versi kekar. Dilansir dari Automobile-catalog, Daihatsu Rocky di era 80-an sempat menjadi mobil idaman di masanya.
Flashback ke 1984, Rocky F70 muncul dengan kepribadian yang tak terbantahkan. Bayangkan sosoknya yang gagah dengan tiga pilihan karakter: si liar soft-top dengan atap kanvas yang mengundang petualangan, si tangguh hard-top yang siap melindungi dari segala cuaca, dan si praktis wagon yang menjanjikan kenyamanan ekstra.
Rocky hadir dalam dua pilihan: dua pintu untuk yang menyukai kesederhanaan, atau tiga pintu bagi yang menginginkan kepraktisan lebih.
Di balik Rocky generasi awal di Eropa, menderu mesin bensin 1.998 cc yang menghasilkan 86 dk - mungkin tak sebesar angka-angka masa kini, namun cukup untuk membuat Rocky melesat hingga 130 km/jam.
Transmisi manual 5 percepatan berpadu dengan sistem 4WD menciptakan harmoni sempurna antara kendali dan ketangguhan. Akselerasi 0-100 km/jam dalam 16,5 detik mungkin tak memecahkan rekor, tapi cukup untuk membuat Rocky diperhitungkan di kelasnya.
Saat menyapa Indonesia di tahun 1988, Rocky F75 hadir dengan 'jantung' berbeda. Mengadopsi mesin diesel DL42 2.800 cc, Rocky Indonesia seolah mengerti betul karakter medan Nusantara yang penuh tantangan. Dengan torsi 245 Nm, tak heran jika Rocky menjadi 'kuda perang' andalan para petualang Tanah Air.
Daihatsu Rocky di Indonesia masuk dalam keluarga Taft, mobil yang sering dianggap sebagai "kendaraan Penculik".
Lompat ke masa kini, dan kalian akan menemukan Rocky dalam sosok yang berbeda namun tetap memesona. Bak kupu-kupu yang keluar dari kepompong, Rocky hadir dengan desain yang memadukan DNA tangguh dengan kemewahan modern.
Baca Juga: Daihatsu Indonesia Masters 2025 Bertabur Atlet Bulutangkis Dunia dari 21 Negara
Garis-garis aerodinamis, interior premium, dan teknologi mutakhir menjadikannya magnet bagi mereka yang mendambakan SUV bergaya namun tetap berkarakter.
Perjalanan Rocky adalah bukti nyata bahwa evolusi tak selalu berarti kehilangan jati diri. Dari sosok petarung off-road yang berotot hingga urban warrior yang elegan, Rocky membuktikan bahwa adaptasi bisa dilakukan tanpa mengorbankan esensi.
Fitur-fitur modern yang disematkan bukan sekadar pemanis, melainkan peningkatan bermakna yang menjawab kebutuhan zaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar