Suara.com - Tesla bukan hanya menghadapi penurunan penjualan di Eropa, tetapi juga mengalami penurunan di China. Data penjualan terbaru menunjukkan bahwa pengiriman kendaraan Tesla di China turun sebesar 11,5% bulan lalu, sementara pesaing domestik utama seperti BYD, Changan Automobile, dan Xpeng justru mencatatkan peningkatan penjualan.
Pada bulan Januari, Tesla menjual 63.238 kendaraan di China dan pasar lain yang menerima Tesla buatan China, menurut data yang dirilis oleh Asosiasi Mobil Penumpang China (CPCA). Meskipun angka ini masih cukup solid, penurunan dari 71.447 kendaraan pada Januari dan penurunan tajam dari 93.766 pada bulan Desember sangat terlihat.
Menurut Carscoops, ada beberapa faktor eksternal yang mempengaruhi penurunan penjualan Tesla ini. Liburan Tahun Baru Imlek di China yang jatuh pada tanggal 28 Januari hingga 4 Februari tahun ini membuat penjualan mobil secara tradisional melambat. Tahun lalu, liburan Tahun Baru Imlek jatuh pada tanggal 10-17 Februari sehingga tidak berdampak pada angka penjualan Januari.
Selain itu, CNEVPost melaporkan bahwa pabrik Tesla di Shanghai menghentikan produksi Model Y pada bulan Januari untuk mempersiapkan peluncuran versi yang sangat diperbarui. Jalur produksi tidak akan kembali online hingga 14 Februari. Sebagian fasilitas yang digunakan untuk Model 3 juga ditutup sementara dari tanggal 26 Januari hingga 3 Februari.
Kinerja Penjualan BYD yang Stabil
Tesla bukan satu-satunya produsen mobil yang terkena tren musiman ini. BYD, raksasa EV China, juga mengalami penurunan penjualan dibandingkan dengan rekor Desember mereka. Namun, BYD masih berhasil mencatatkan sedikit peningkatan dari bulan Januari. Total, BYD menjual 300.538 kendaraan listrik baterai dan plug-in hybrid bulan lalu, naik 49,16% dari Februari 2023 tetapi turun 41,62% dari rekor Desember sebesar 514.809 unit.
Meskipun mengalami kemerosotan, penjualan Tesla di China bisa segera pulih. Perusahaan ini dipahami telah mendapatkan sebanyak 70.000 pesanan untuk Model Y baru dalam lima hari pertama setelah peluncuran lokalnya. Namun, masih belum jelas kapan pengiriman kepada pelanggan lokal akan dimulai.
Berita Terkait
-
BYD Siapkan Mobil 160 Jutaan dengan Fitur "Mata Dewa", Apa Itu?
-
Tampang Alphard tapi Seharga Yamaha XMAX, Intip Pesona Mobil Unik yang Bikin Geleng Kepala
-
Kaca Film Mobil Menggelembung, Ini Sejumlah Faktor Penyebabnya
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Murah 50 Jutaan Februari 2025: Lagi Jaman Efisiensi, Ini Opsi Irit nan Bandel
-
Sirkuit Mandalika Dipangkas 1000 Meter Persegi, Ada Apa?
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Iritnya Sedan Murah Suzuki Bisa 29,7 Km per Liter, Harga Mirip Brio
-
BYD Siap Invasi Jepang, Punggawa Nissan pun Direkrut
-
Pemilik Mobil Toyota Terancam Boros Bensin Jika Masih Abaikan Delapan Hal Sepele Ini
-
Mobil MG5 Tiba-Tiba Terbakar di Parkiran, Dapat Nol Bintang di Tes Tabrak
-
Penjualan MG Indonesia Terjun Bebas, Tersingkir dari Persaingan Sepuluh Besar
-
Adu Chery Q dengan 5 Mobil Listrik 200 Jutaan: Harga Masih Misterius, Spek Kompetitif?
-
Spesifikasi dan Harga Mobil Listrik Chery Q di Indonesia
-
BYD M6 DM Resmi Diperkenalkan di Indonesia Tanpa Umumkan Harga
-
Tragedi Luwu Tewaskan 3 Orang: Punya ABS dan Airbag, Kenapa Wuling Formo S Tetap Hancur Lawan Truk?
-
Harta Gubernur BI Rp72 M Disorot saat Rupiah Lemah, Punya Tunggangan Mewah Rp2,4 M