Suara.com - PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan bahwa masa tunggu atau inden Jimny 5 Pintu kini lebih singkat dibandingkan dengan tahun-tahun awal SUV ikonik itu masuk ke pasar Indonesia.
Marketing Director SIS Harold Donnel, yang ditemui dalam arena IIMS 2025, di JIExpo, Jakarta mengatakan kini waktu inden Jimny hanya lebih dari separuh waktu tunggu sebelumnya.
"Inden Jimny 5 itu (sekarang) 4-6 bulan, lumayan lebih pendek dibanding tahun lalu," kata Harold Donnel di JIEXPO, Jakarta.
Menurut dia, masa tunggu kendaraan untuk yang varian tiga pintu juga tidak jauh berbeda dengan varian lima pintu.
"Begitu juga dengan yang 3 pintu," ujar dia.
Sebelumnya pada tahun lalu, waktu inden Jimny baik yang 5 pintu maupun 3 pintu di Tanah Air bisa mencapai satu tahun, bahkan 18 bulan.
Adapun harga Jimny 3 pintu di Indonesia antara Rp 450 juta sampai Rp 466 juta, OTR Jakarta. Sementara harga Jimny 5 pintu di kisaran Rp 467 juta sampai Rp 495 juta.
Untuk semakin meningkatkan penjualan dan juga pengalaman berkendara dengan Jimny, PT SIS dalam ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 menghadirkan kegiatan yang bertajuk "Jimny Adventure Experience"
Dalam kegiatan ini, para pengunjung dan calon konsumen yang tertarik dapat menguji kendaraan ini melalui beragam tantangan yang sudah disiapkan.
Baca Juga: Suzuki eWX Mobil Listrik Konsep Berdimensi 'Mini' dengan Jarak Tempuh 230 Km
Dalam uji kendaraan ini, beragam tantangan yang disediakan di antaranya adalah jungkat-jungkit, tanjakan dan turunan yang curam serta jalan bergelombang yang diadaptasi dari alam.
Kegiatan ini diharapkan bisa memberikan sensasi yang menggembirakan dapat diterima baik oleh para calon konsumen dan juga pengunjung yang hendak merasakan ketangguhan dari kendaraan ini.
Berita Terkait
-
Performa Suzuki Jimny Kembali Diuji di Area Khusus IIMS 2025
-
Suzuki Jimny Salah Satu Bintang IIMS 2025, Jangan Lewatkan Kesempatan Buat Buktikan Keandalannya!
-
Selamat Tinggal Jimny? Suzuki Tertatih Hadapi Regulasi Baru
-
Tak Hanya di Indonesia, Beli Suzuki Jimny di Negara Asalnya Juga Harus Inden 3 Tahun Lebih
-
Jimny 5 Pintu Bikin Suzuki Minta Maaf, Ini Sebabnya
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia
-
Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
-
AHM Diduga Luncurkan Honda Vario 160 Anyar Besok
-
Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek
-
Apa Bedanya eMotor Tyranno vs Tyranno X? Ini Detail Perbandingan Spesifikasi dan Harganya
-
Harga Mirip Vario, Garansi Baterai Polytron Fox 350 vs United TX3000 vs eMotor Sprinto Mending Mana?
-
Chery Q Gebrak Pasar Mobil Listrik Kompak dengan 20 Fitur ADAS Hingga Kamera Kolong
-
TVS Kantongi Predikat Manufaktur Ramah Lingkungan