Otomotif / Mobil
Rabu, 05 Maret 2025 | 18:54 WIB
Ilustrasi mobil terendam banjir. [ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/agr/aa]

4. Periksa area yang sulit dijangkau

Cari serpihan, lumpur, atau tanda air di tempat-tempat seperti rel kursi, di bawah ban serep, dan di bawah karpet.

Masalah Sistem Elektronik

Mobil yang terendam air rentan terhadap kegagalan sistem elektronik. Perhatikan hal berikut:

1. Elektronik yang tidak berfungsi

Uji semua komponen elektronik, termasuk pendingin udara, lampu, dan sistem infotainment. Ketidaksesuaian, statis, atau kontrol yang tidak berfungsi bisa menunjukkan kerusakan akibat air.

2. Kabel rapuh

Periksa di bawah dashboard dan lenturkan kabel listrik dengan lembut. Jika kabel terasa rapuh, kemungkinan besar ada kerusakan akibat air.

Tanda Peringatan Korosi

Baca Juga: Buntut Nekat Terobos Banjir, Mobil di Bekasi Viral Terbawa Arus, Warga Gotong Royong Membantu

1. Pegas atau sekrup berkarat

Karat pada komponen logam, seperti pegas kursi, sekrup, atau engsel yang terbuka, bisa menjadi indikator jelas paparan air.

2. Periksa bawah mobil

Dengan menggunakan cermin, periksa bagian bawah mobil untuk melihat serpihan atau tanda karat, yang bisa menunjukkan kontak dengan air dalam waktu lama.

Periksa Oli dan Filter Udara

nomor rangka yang ada di kap mesin mobil (Astra Daihatsu)

Periksa oli

Air dalam oli bisa membuatnya tampak pucat atau seperti milkshake. Ini adalah tanda jelas paparan air di dalam.

Filter udara basah

Filter udara yang rusak akibat air mungkin tampak basah atau memiliki noda air, petunjuk lain dari mobil yang terendam banjir.

Dengan memperhatikan tanda-tanda ini, Anda bisa lebih waspada dan menghindari membeli mobil bekas yang pernah terendam banjir. Pastikan untuk selalu melakukan pengecekan menyeluruh sebelum memutuskan untuk membeli mobil bekas, terutama menjelang momen penting seperti Lebaran.

Load More