4. Periksa area yang sulit dijangkau
Cari serpihan, lumpur, atau tanda air di tempat-tempat seperti rel kursi, di bawah ban serep, dan di bawah karpet.
Masalah Sistem Elektronik
Mobil yang terendam air rentan terhadap kegagalan sistem elektronik. Perhatikan hal berikut:
1. Elektronik yang tidak berfungsi
Uji semua komponen elektronik, termasuk pendingin udara, lampu, dan sistem infotainment. Ketidaksesuaian, statis, atau kontrol yang tidak berfungsi bisa menunjukkan kerusakan akibat air.
2. Kabel rapuh
Periksa di bawah dashboard dan lenturkan kabel listrik dengan lembut. Jika kabel terasa rapuh, kemungkinan besar ada kerusakan akibat air.
Tanda Peringatan Korosi
Baca Juga: Buntut Nekat Terobos Banjir, Mobil di Bekasi Viral Terbawa Arus, Warga Gotong Royong Membantu
1. Pegas atau sekrup berkarat
Karat pada komponen logam, seperti pegas kursi, sekrup, atau engsel yang terbuka, bisa menjadi indikator jelas paparan air.
2. Periksa bawah mobil
Dengan menggunakan cermin, periksa bagian bawah mobil untuk melihat serpihan atau tanda karat, yang bisa menunjukkan kontak dengan air dalam waktu lama.
Periksa Oli dan Filter Udara
Periksa oli
Air dalam oli bisa membuatnya tampak pucat atau seperti milkshake. Ini adalah tanda jelas paparan air di dalam.
Filter udara basah
Filter udara yang rusak akibat air mungkin tampak basah atau memiliki noda air, petunjuk lain dari mobil yang terendam banjir.
Dengan memperhatikan tanda-tanda ini, Anda bisa lebih waspada dan menghindari membeli mobil bekas yang pernah terendam banjir. Pastikan untuk selalu melakukan pengecekan menyeluruh sebelum memutuskan untuk membeli mobil bekas, terutama menjelang momen penting seperti Lebaran.
Berita Terkait
-
Buntut Nekat Terobos Banjir, Mobil di Bekasi Viral Terbawa Arus, Warga Gotong Royong Membantu
-
Sampah Banjir Jakarta Capai 2.000 Ton, DLH DKI Kerahkan 5.000 Pasukan Oranye
-
Isi Garasi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Disorot Usai Istri Diduga Ngungsi ke Hotel saat Banjir
-
Detik-Detik Motor Listrik Buatan Indonesia Terjang Banjir Bekasi, Motor Jepang Dibuat Malu
-
DLH DKI Jakarta Angkut 2000 Ton Sampah Pasca Banjir
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia
-
Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar
-
Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian
-
Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional
-
Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini
-
Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?
-
Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran
-
Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya