Suara.com - Hujan deras di Bekasi, Jawa Barat membuat beberapa wilayah terendam banjir, bahkan ketinggian air mencapai lebih dari 2 meter.
Buntut dari peristiwa tersebut, banyak kendaraan yang kesulitan untuk melalui jalan hingga menyebabkan beberapa wilayah menjadi lumpuh total.
Baru-baru ini, video sebuah mobil minibus yang nekat menerobos jalanan yang banjir viral di media social.
Diduga, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kertarahayu - Bondol, Kampung Nawit, Setu, Kabupaten Bekasi pada Selasa (04/03/2025) pagi.
Dalam video yang beredar, warga terlihat bergotong royong untuk membantu evakuasi mobil yang terbawa arus.
Warga kompak menggunakan tambang untuk mengikat mobil yang terbawa arus itu dan menariknya bersama-sama.
Warga Kampung Nawit itu terlihat kompak agar mobil tersebut dapat tertarik ke tepi jalan.
Akun @jabodetabek24info.id pun mengabarkan meski mobil terbawa arus deras, sang sopir dikabarkan selamat.
"Momen warga bergotong royong membantu evakuasi mobil minibus yang terbawa arus saat melintas di Jalan Kertarahayu - Bondol, Kampung Nawit, Setu, Kab.Bekasi Selasa (4/3/2025). Mobil yang terbawa arus diikat menggunakan tambang lalu warga bersama-sama menarik mobil ke tepi jalan. Sopir dalam keadaan selamat," akun tersebut dalam postingannya.
Baca Juga: Isi Garasi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Disorot Usai Istri Diduga Ngungsi ke Hotel saat Banjir
Netizen pun mengapresiasi kebaikan dari warga yang rela bergotong royong untuk menyelamatkan mobil dan sopirnya yang terbawa arus deras.
"Udah tauk banjir, masih nekad bablas... untung warga baik hati..," tulis netizen.
"Mobilnya udah tenggelam padahal. Berarti ada warga yg nyelam untuk masang tali? Benar-benar luar biasa," jelas netizen.
"Luar biasa, pastinya menjadi amal baik untuk smua warga terlibat. Aamii," tutur netizen.
"Wajah masyakat indonesia yang sesungguhnya... Bergotong royong," pungkas netizen.
Kontributor : Maliana
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation