Suara.com - Perusahaan asuransi kendaraan mengungkap data klaim perbaikan mobil modern yang saat ini banyak tersemat fitur dan teknologi canggih.
Berdasarkan data yang dirilis, mobil modern ternyata menelan biaya perbaikan yang jauh lebih mahal jika mengalami kecelakaan.
Berdasarkan data LexisNexis, sebanyak 27% mobil yang terlibat kecelakaan akan dianggap rusak total, angka ini melambung jauh dari tahun 2018 yang hanya 19%, menurut laporan dari Carscoops.
"Menabrakkan mobil saat ini sama saja seperti merusakkan komputer di zaman sekarang yang dapat merusak segalanya," tulis keterangan perusahaan, dikutip Rabu (12/3/2025).
Sebagai contoh, jika Anda mengganti bumper mobil modern, itu sama saja dengan mengganti bumper yang sudah dilengkapi sensor radar, lidar, dan sensor ultrasonik.
"Bukan lagi sebuah hal mudah seperti yang bisa anda temukan pada Honda Civic lama," jelas perusahaan asuransi.
Bahkan, ketika mobil mengalami sebuah kecelakaan kecil yang hanya menyebabkan bagian komponen di mobil tergeser atau terdorong keluar, perusahaan asuransi masih harus membayar dan memastikan komponen tersebut kembali berfungsi dengan benar.
Secara tidak langsung, semakin canggih mobil berbanding lurus dengan meningkatnya tarif premi asuransi.
Lonjakan tarif asuransi kendaraan dengan klaim menyeluruh pada tahun 2024 adalah sebesar 15% dan tahun ini diprediksi akan kembali mengalami kenaikan sebesar 5%.
Baca Juga: Bagaimana Xiaomi Bisa Ungguli Apple di Dunia Otomotif? Begini Analisanya
Kontributor : Michele Alessandra Amabelle
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo
-
Oli Motor Makin Boros di Tengah Kenaikan Harga, Benarkah Tanda Harus Turun Mesin?
-
Terpopuler: 4 Mobil Seharga Aerox, Spesifikasi Motor Matic dan Mobil Kawasaki Harga Miliaran
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid
-
Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC
-
Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi
-
Gajah Tunggal Rilis Ban Zeneos Starize Baru Ukuran 13 Inci dan 14 Inci