Suara.com - Terbakarnya puluhan mobil Chery di Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat pada akhir pekan kemarin mencuri perhatian publik. Insiden ini memicu pertanyaan soal penyebab kebakaran dan bahkan kembali memantik keraguan pada kualitas produk buatan merek-merek otomotif asal Tiongkok.
PT Chery Sales Indonesia (CSI), selaku agen pemegang merek mobil Chery di Tanah Air, sudah menjelaskan duduk perkara insiden kebakaran itu. Perusahaan bilang bahwa yang terbakar adalah knock down kit atau KD Kit unit yang hendak dirakit di Indonesia.
Tetapi insiden terbakarnya unit Chery ini bukan yang pertama. Faktanya pada 22 Februari kemarin sebuah Chery Omoda 5 juga hangus terbakar di jalan tol Sungai Dua, Penang, Malaysia.
Dalam video yang diunggah satuan Pemadam Kebakaran Sungai Puyu di Facebook, terlihat sebuah Chery Omoda 5 terbakar hebat di jalan tol sementara para petugas berusaha memadamkan api.
Setelah api berhasil padam, terlihat onggokan Omoda 5 berwarna putih dengan beberapa bagian hangus terbakar. Belum diketahui apa penyebab kebakaran tersebut.
Tetapi kasus ini menjadi sorotan di antara warganet Malaysia, karena beberapa pekan sebelumnya, tepatnya pada awal Februari, sebuah mobil Jaecco J7, yang juga masih berada di bawah naungan Chery, hangus terbakar.
Dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Jaecoo diketahui pemicu api adalah kesalahan dalam pemasangan dashcam pada mobil tersebut.
Kebakaran Chery di Bekasi
Adapun terkait kebarakan KD Kit di Bekasi disebut sebagai Omoda 5, yang hendak dirakit di Tanah Air.
Baca Juga: Chery Perkenalkan Teknologi Hybrid yang Diklaim Tempuh 2.369 Km Tanpa Isi Ulang
"Kurang lebih sekitar 90 sampai 100 unit," kata Sales Director PT CSI Budi Darmawan pada Senin kemarin (24/3/2025).
Lebih lanjut Budi menerangkan bahwa yang terbakar dalam insiden tersebut merupakan SUV Omoda 5 yang sedang disimpan di lokasi forwarding, bukan di fasilitas milik CSI atau PT Handal, tepat mobil-mobil Chery dirakit seperti yang dirumorkan sebelumnya.
"Itu adalah mobil yang masuk ke Indonesia, transit di lokasi forwarding, jadi bukan di tempat kita, bukan di Handal," tegas dia.
Chery kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran serta dampak yang akan terjadi.
"Saat ini, Chery Sales Indonesia (CSI) tengah melakukan investigasi internal secara menyeluruh untuk memahami secara utuh penyebab dan dampak dari kejadian ini. Kami juga bekerja sama penuh dengan pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya dalam proses penyelidikan lebih lanjut," tulis CSI dalam keterangan resminya.
Pabrikan China Pertama yang Melakukan Recall di Indonesia
Berita Terkait
-
Chery Masih Tunda Rencana Bikin Pabrik Sendiri di Indonesia
-
Chery Akan Boyong SUV Tiggo Hybrid ke Indonesia, Berharap Dapat Insentif
-
Chery Pastikan Distribusi Suku Cadang ke Seluruh Indonesia Aman
-
Tak Hanya Di Malaysia, Chery Lakukan Recall Omoda 5 di Negara Tetangga Indonesia
-
As Roda Patah, Chery Lakukan Recall Besar-besaran
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri