Suara.com - Musim mudik sudah di depan mata. Saat jutaan pemudik bersiap pulang kampung, aparat kepolisian tak main-main dalam mengawasi "predator jalanan" yang berkeliaran. Siap-siap mobil jenis ini bakal menjadi perhatian pihak kepolisian.
Menurut Korlantas Polri, mobil yang dimaksud adalah travel gelap. Kendaraan ini beroperasi tanpa izin resmi dan kerap mengincar pemudik. Travel gelap berisiko karena tidak memenuhi standar keamanan serta dapat merugikan penumpang.
Selain itu, pengemudi sering kali tidak terdaftar secara legal, sehingga sulit dilacak jika terjadi masalah. Masyarakat diimbau untuk menggunakan transportasi resmi demi keselamatan selama perjalanan.
"Kami tidak akan mentolerir praktik berbahaya ini," tegas Kombes Pol Romadhoni Sutardjo dari Polda NTB dengan sorot mata tajam. "Keselamatan pemudik adalah prioritas utama kami."
Bayangkan mobil berpelat hitam dengan kaca gelap melaju di jalanan, membawa penumpang tanpa jaminan keselamatan. Tanpa asuransi dan standar keamanan, perjalanan ini menjadi risiko besar.
Penumpang tak tahu siapa pengemudinya, tanpa perlindungan jika terjadi hal buruk. Transportasi semacam ini bukan sekadar pilihan murah, tetapi juga perjudian dengan nyawa.
Regulasi yang ketat diperlukan untuk memastikan keselamatan semua pihak. Jangan abaikan risiko hanya demi kenyamanan sesaat.
Di Cirebon, Kompol Mangku Anom dan timnya tak kenal lelah memburu travel ilegal ini. "Kami menemukan banyak kendaraan yang kondisinya mengkhawatirkan. Ini bukan main-main - nyawa manusia taruhannya!" ungkapnya dengan nada prihatin.
Tim gabungan dari kepolisian dan Dinas Perhubungan telah menyiapkan pengamanan di berbagai titik strategis. Mereka akan menyisir jalanan dengan teliti untuk memastikan keselamatan pengguna jalan.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2025 Dimulai: Ribuan Kendaraan Mulai Tinggalkan Jakarta, Rekayasa Lalin Disiapkan
Langkah ini bertujuan untuk mencegah aksi para pelaku kejahatan yang sering meresahkan. Dengan adanya patroli rutin dan pemantauan intensif, diharapkan masyarakat dapat bepergian dengan lebih aman dan nyaman.
Keberadaan tim ini juga sebagai bentuk respons cepat terhadap laporan masyarakat mengenai potensi gangguan di jalan. Jika menemukan situasi mencurigakan, segera laporkan kepada petugas terdekat.
Keamanan di jalan adalah tanggung jawab bersama, sehingga kerja sama dari semua pihak sangat diperlukan. Tetap waspada dan patuhi peraturan lalu lintas agar perjalanan Anda tetap lancar.
Mau mudik aman? Ini tipsnya:
- Pilih transportasi resmi berizin
- Periksa kelengkapan dokumen dan asuransi
- Jangan tergiur harga murah yang mencurigakan
- Laporkan travel mencurigakan ke pihak berwajib
Ingat! Harga diri Anda jauh lebih mahal dari ongkos travel murah yang berisiko. Jangan biarkan hasrat mudik hemat mengalahkan akal sehat. Keselamatan Anda dan keluarga adalah investasi termahal yang tak bisa ditawar!
Pastikan perjalanan mudik Anda aman dan nyaman dengan memilih transportasi resmi. Hindari travel gelap yang tidak terjamin keamanannya. Mudik bukan sekadar mencari harga termurah, tetapi momen berharga untuk kembali ke keluarga dengan selamat.
Gunakan moda transportasi yang telah terverifikasi agar perjalanan lebih tenang dan bebas risiko. Dengan memilih layanan resmi, Anda turut mendukung keselamatan diri sendiri dan sesama pemudik.
Jangan biarkan mudik yang seharusnya penuh kebahagiaan justru menjadi pengalaman yang tidak menyenangkan karena pilihan transportasi yang tidak aman. Nikmati perjalanan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.
Keputusan bijak dalam memilih transportasi akan memastikan Anda tiba di kampung halaman dengan selamat, siap melepas rindu dengan orang-orang tercinta.
Selamat mudik, selamat berlebaran! Semoga perjalanan Anda penuh berkah dan keselamatan. Mari jadikan Lebaran 2025 momen bahagia tanpa dihantui kekhawatiran di jalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Berapa Harga Mobil Bekas Suzuki Fronx? Intip Spesifikasi Tiap Seri Si SUV Stylish
-
Cuma Modal Rp60 Jutaan, Ini 5 Mobil Mitsubishi Bekas yang Bikin Dompet Aman Tapi Tetap Tangguh!
-
Ogah Ikuti Jejak Toyota dan Honda, Mitsubishi Serta Suzuki Tolak 'Perang Harga'
-
Kabin Luas, Fitur Melimpah, Harga Ramah: Ini Dia Opsi Terbaik Mobil Toyota Bekas 2026 Banderol LCGC
-
Dominasi BYD Berakhir Geely Ambil Alih Kepemimpinan Pasar Kendaraan Penumpang
-
Berapa Selisih Harga Baru dan Harga Seken Mitsubishi XForce?
-
Kenali Jenis Colokan Mobil Listrik yang Tersedia di Indonesia
-
Honda HR-V Generasi Terbaru Tertangkap Kamera, Desain Berotot tapi Hilang Komponen Penting Ini
-
Honda Terjun Bebas, Begini Perbandingan Retail Sales Mobil Januari 2025 vs 2026
-
Modal Rp50 Jutaan Bisa Tampil Gagah? Ini Pilihan SUV Bekas yang Masih Sangat Layak Pakai di 2026