Kendaraan Internal Combustion Engine (ICE) adalah kendaraan yang menggunakan mesin pembakaran dalam.
Di mana bahan bakar seperti bensin atau diesel dibakar di dalam mesin untuk menghasilkan tenaga.
Mesin ini bekerja dengan prinsip pembakaran bahan bakar di dalam ruang bakar, yang kemudian menghasilkan energi mekanik untuk menggerakkan kendaraan.
Ciri-ciri Kendaraan ICE:
- Menggunakan bahan bakar fosil seperti bensin, diesel, atau gas alam.
- Memiliki mesin dengan komponen seperti silinder, piston, dan sistem pembakaran.
- Memerlukan sistem pendinginan dan pelumasan untuk menjaga performa mesin.
- Mengeluarkan emisi gas buang, seperti karbon dioksida (CO) dan nitrogen oksida (NOx).
Contoh Kendaraan ICE:
Baca Juga: Jago Nanjak! Rekomendasi 5 Motor Matic Jagoan untuk Mudik Lebaran 2025
- Mobil konvensional dengan mesin bensin atau diesel (misalnya Toyota Avanza, Honda CR-V, Mitsubishi Pajero).
- Sepeda motor berbahan bakar bensin (misalnya Honda Vario, Yamaha NMax).
- Truk dan bus berbahan bakar diesel.
- Kendaraan berat seperti ekskavator dan traktor yang menggunakan mesin diesel.
Saat ini, kendaraan ICE mulai bersaing dengan kendaraan listrik (EV) yang lebih ramah lingkungan.
Namun, teknologi hybrid (gabungan ICE dan motor listrik) juga masih banyak digunakan sebagai alternatif yang lebih hemat bahan bakar.
Mudik Gratis
Sebanyak 100 warga yang tinggal di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota mengikuti Program Mudik Gratis Idul Fitri 1446 H yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam meringankan biaya mudik.
"Ada 100 peserta yang mengikuti Program Mudik Gratis Polres Sukabumi Kota. Para peserta tersebut diberangkatkan ke daerah tujuan mudik yakni Cirebon, Jabar dan Kabupaten Brebes, Jateng dari halaman Mapolres Sukabumi Kota pada Selasa," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi.
Menurut Rita, Program Mudik Gratis sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang ingin merayakan Idul Fitri di kampung halamannya baik di Cirebon maupun Brebes.
Sebelumnya atau sekitar dua sepekan pihaknya sudah mensosialisasikan program ini kepada masyarakat, bagi yang berminat bisa datang langsung ke Mapolres Sukabumi Kota untuk mendaftar sebagai peserta Program Mudik Gratis.
Jumlah pendaftar pun cukup banyak, namun kuotanya hanya untuk 100 peserta. Mereka yang memenuhi persyaratan dan lebih dahulu mendaftar maka masuk dalam kuota peserta program yang rutin digelar setiap tahunnya menjelang lebaran.
Tujuan dari Program Mudik Gratis, selain untuk membantu meringankan biaya masyarakat yang ingin mudik, juga mengantisipasi serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
"Kami mengerahkan tiga unit bus untuk memberangkatkan para peserta. Tentunya bus yang digunakan sudah memenuhi standar keamanan dan dioperasikan oleh awak bus yang profesional sehingga terjamin keamanan dan kenyamanan para pemudik," tambahnya.
Di sisi lain, Rita mengatakan bagi warga yang ingin mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi sebelum berangkat harus terlebih dahulu memastikan kelayakan kendaraan mulai mesin, rem dan alat keamanan lainnya.
Tidak membawa barang yang berlebih. Kemudian memastikan sopir atau pengendara dalam kondisi prima serta tidak memaksakan diri membawa kendaraan jika mengantuk, kelelahan atau mengalami gangguan kesehatan.
Selain itu, tidak diperkenankan mudik menggunakan kendaraan roda dua atau sepeda motor dengan jarak tempuh jauh atau membutuhkan waktu yang lama dalam perjalanan.
Selanjutnya, jika ingin mudik dengan menggunakan angkutan umum, tidak membawa barang bawaan berlebih serta tidak menggunakan perhiasan yang mencolok serta memastikan uang maupun barang berharga lainnya disimpan di tempat yang aman.
Pihaknya mengingatkan kepada calon pemudik sebelum meninggalkan rumahnya dipastikan dalam kondisi aman dengan memeriksa kompor maupun jaringan listrik untuk mencegah terjadinya kebakaran atau hal yang tidak diinginkan.
Serta menitipkan rumah kepada orang yang dapat dipercaya atau melapor kepada petugas keamanan dan tidak menyimpan barang serta surat berharga saat rumah dalam kondisi kosong untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan seperti pembobolan atau pencurian rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
QJMOTOR Ajak Konsumen Indonesia Intip Teknologi Global Langsung di Pabrik China
-
4 Mobil Harga ala Motor Aerox, Mesin Badak Cocok untuk Kendaraan Pertama: Simak Saran Pakar
-
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Ala MotoGP Rilis di Jakarta Fair 2026
-
Terpopuler: Risiko Memaksa Motor Matic Konsumsi Pertalite, 5 Motor Tangguh yang Irit untuk Harian
-
Spesifikasi, Harga, dan Pilihan Warna Suzuki S-Presso Girl Edition: Mobil Kompak untuk Wanita Karier
-
4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya
-
Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?
-
5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia di Kala Harga Pertamax Meroket, Kenali Jenis Penyakitnya
-
Mitsubishi Eclipse Bangkit dari Kubur, Kini Bawa 'Jantung' Elektrik