Suara.com - Kode persneling mobil matic Honda Brio terkadang bikin bingung bagi yang terbiasa membawa mobil matic non Honda.
Meski demikian, tak ada salahnya untuk mempelajari mobil matic yang banyak diminati ini.
Sebagai informasi, Honda Brio bisa dibilang terkenal dengan desain yang stylish. Namun tak cuma itu, mobil ini juga digemari anak muda karena fitur persnelingnya yang canggih.
Untuk Anda yang baru mengenal dunia mobil matic, memahami fungsi kode persneling Honda Brio bisa menjadi langkah awal untuk menguasai kenyamanan berkendara. Yuk, simak panduan lengkapnya!
Mengenal Kode Persneling Honda Brio Matic
Honda Brio matic hadir dengan kode persneling yang cukup intuitif: P, R, N, D, S, dan L. Setiap kode memiliki fungsi spesifik yang dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman.
1. P (Parking)
Kode P digunakan saat Anda memarkirkan mobil. Fungsi utamanya adalah mengunci roda agar mobil tidak bergerak, terutama di jalanan menurun.
Jadi, saat Anda meninggalkan kendaraan, pastikan tuas persneling berada di posisi P untuk keamanan maksimal.
Baca Juga: Lebaran 2025 Usai, Suzuki Perkenalkan SUV Barunya Seharga Honda Brio
2. R (Reverse)
Kode R berfungsi untuk menggerakkan mobil mundur. Cukup pindahkan tuas ke posisi R, dan Anda siap memundurkan kendaraan dengan mudah.
Posisi ini sangat membantu bagi pengemudi pemula yang sering merasa ragu saat harus bergerak mundur.
3. N (Neutral)
Posisi N memungkinkan mesin tetap aktif tetapi memutuskan koneksi dengan roda, sehingga mobil bisa didorong. Berbeda dengan posisi P, roda dalam posisi N tidak terkunci.
Posisi ini biasanya digunakan saat mobil mogok dan perlu didorong, atau saat berhenti sementara di lampu merah.
Berita Terkait
-
Lebaran 2025 Usai, Suzuki Perkenalkan SUV Barunya Seharga Honda Brio
-
Dibalik Viral Foto Lawas Lisa Mariana, Honda Brio Kuning Jadi Pusat Perhatian Baru
-
Taklukkan Tanjakan dengan Mobil Matic, Biar Mudik Gak Waswas
-
Lebih Murah dari Honda Brio tapi Gantengnya Sekaliber BMW: SUV Harga Miring Ini Rawan Bikin Naksir
-
Lebih Murah dari Honda Brio, Jakarta-Surabaya Tak Perlu Mampir SPBU: Pesona Mobil Baru Wuling
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Chery Tiggo Cross CSH Tiba-Tiba Terbakar di Tol, CSI Beri Penjelasan...
-
Harga Motor Tembus Setengah Miliar, Sultan Semarang Borong Dua Unit Yamaha TMAX Sekaligus
-
Murah nan Awet: Harga Mobil Rush Bekas Dibawah 100 Juta Dapat Tahun Berapa Saja?
-
Harga Mobil Listrik Toyota Anjlok, Kini Cuma Rp200 Jutaan
-
Fakta Unik Biodiesel B50: Target Kurangi Impor Solar hingga Manfaat Minyak Sawit
-
Aturan Baru Pembelian Pertalite Dibatasi 50 Liter per Hari untuk Mobil Pribadi Mulai April 2026
-
Batal Naik April 2026, Ini Bahayanya Menimbun BBM Terlalu Lama di Rumah
-
Apa Itu Biodiesel B50? Wajib Beredar 1 Juli 2026, Ini Bedanya dengan Solar Biasa
-
4 Mobil Bekas Dibawah Rp100 Juta Tahun 2020: Mesin Masih Segar, Pajak Ringan dan Irit Bensin
-
Perbandingan Harga BBM di Negara ASEAN, Indonesia Masih Paling Murah?