Suara.com - Pasar mobil bekas di Indonesia terus menunjukkan geliat yang signifikan, terutama bagi kalangan pembeli dengan anggaran terbatas.
Bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan pribadi namun memiliki bujet terbatas, pilihan mobil bekas dengan harga di bawah Rp100 juta menjadi alternatif menarik.
Tidak hanya murah, mobil-mobil ini juga menawarkan spesifikasi yang mumpuni dan estimasi pajak tahunan yang masih tergolong terjangkau.
Berikut ini adalah 10 pilihan mobil bekas terbaik di bawah Rp100 juta per Mei 2025, lengkap dengan spesifikasi dan estimasi biaya pajak tahunannya:
1. Toyota Avanza (2008–2015)
Sebagai “mobil sejuta umat,” Toyota Avanza tetap menjadi pilihan utama di segmen mobil bekas.
Dengan harga berkisar Rp75–95 juta, Avanza menawarkan mesin 1.3L atau 1.5L, transmisi manual maupun otomatis, dan kapasitas hingga 7 penumpang.
Mobil ini dikenal irit bahan bakar dan mudah perawatannya.
Estimasi pajaknya berkisar antara Rp1,2 hingga Rp1,5 juta per tahun.
Baca Juga: Deretan Mobil Bekas Rp50 Jutaan untuk Pemula, Performa Gak Kaleng-kaleng
2. Daihatsu Xenia (2008–2015)
Xenia merupakan kembaran dari Avanza dengan harga sedikit lebih murah, sekitar Rp75–90 juta.
Dilengkapi mesin 1.0L atau 1.3L dan transmisi manual, Xenia sangat cocok untuk keluarga muda.
Keunggulan utamanya terletak pada efisiensi bahan bakar dan ketersediaan suku cadang.
Pajaknya berada di kisaran Rp1–1,3 juta per tahun.
3. Honda Jazz (2004–2011)
Untuk pembeli muda yang ingin tampil sporty, Honda Jazz generasi awal menjadi pilihan ideal.
Dengan harga Rp85–100 juta, mobil ini dibekali mesin 1.5L dan opsi transmisi manual atau otomatis.
Jazz dikenal dengan handling yang baik dan desain modern.
Pajak tahunannya sekitar Rp1,5–1,8 juta.
4. Suzuki Ignis (2017–2018)
Meski tergolong baru, Suzuki Ignis sudah bisa ditemukan di pasar mobil bekas dengan harga Rp90–100 juta.
Mesin 1.2L-nya irit bahan bakar dan sangat cocok untuk mobilitas di kota besar.
Estimasi pajaknya sekitar Rp1,2–1,5 juta.
5. Daihatsu Sigra (2016–2017)
LCGC 7-seater ini menjadi pilihan favorit keluarga karena kapasitas penumpang yang lega dan harga terjangkau, yakni Rp80–95 juta.
Mengusung mesin 1.0L atau 1.2L dan transmisi manual/otomatis, Sigra juga ramah di kantong dengan pajak tahunan sekitar Rp900 ribu–1,2 juta.
6. Suzuki APV (2010–2013)
Bagi yang butuh kendaraan kapasitas besar, APV bisa jadi andalan.
Dengan mesin 1.5L dan kapasitas hingga 8 penumpang, mobil ini dijual seharga Rp70–85 juta.
Cocok untuk usaha atau mobil keluarga besar. Pajak tahunan berkisar Rp1,2–1,5 juta.
7. Nissan March (2010–2013)
Hatchback mungil ini cocok bagi mahasiswa atau pengguna pemula. Dengan mesin 1.2L dan desain stylish, Nissan March ditawarkan di harga Rp65–80 juta.
Estimasi pajaknya hanya sekitar Rp900 ribu hingga Rp1,2 juta per tahun.
8. Toyota Yaris (2010–2013)
Toyota Yaris tetap menjadi hatchback favorit karena kombinasi desain sporty dan keandalan mesin.
Harga di pasar bekas berada di kisaran Rp80–95 juta.
Mesin 1.5L-nya efisien dan cocok untuk penggunaan harian.
Pajaknya sekitar Rp1,3–1,6 juta per tahun.
9. Honda Brio (2015–2017)
Honda Brio menjadi idola anak muda berkat bentuknya yang kompak dan fitur yang modern.
Dengan harga Rp90–100 juta, Brio menawarkan mesin 1.2L dan efisiensi bahan bakar yang tinggi. Pajaknya sekitar Rp1,2–1,5 juta.
10. Daihatsu Ayla (2013–2016)
Sebagai LCGC terjangkau, Ayla banyak diburu oleh mereka yang baru pertama kali membeli mobil.
Dilengkapi mesin 1.0L dan harga Rp65–80 juta, mobil ini hemat bahan bakar dan biaya pajaknya sangat rendah, hanya Rp800 ribu–1 juta per tahun.
Memiliki mobil pribadi kini bukan lagi mimpi. Dengan bujet di bawah Rp100 juta, masyarakat tetap bisa memilih kendaraan yang nyaman, irit, dan cocok untuk kebutuhan harian.
Sebelum membeli, pastikan untuk mengecek kondisi kendaraan secara menyeluruh dan menyesuaikan dengan kebutuhan serta estimasi biaya tahunan, termasuk pajak dan perawatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Gaji 6 Juta Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Itung-itungan dan Opsi yang Layak Dilirik
-
5 Mobil Lawas Tahun 2000-an yang Desainnya Masih Terlihat Modern, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
-
Dirut IBC Klaim Permintaan Baterai Nikel untuk Kendaraan Listrik Masih Tinggi
-
5 Motor Matic Paling Irit Bensin untuk Mudik, Nyaman dan Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Sebagai Tambahan Oli Mesin yang Berisiko Merusak Kendaraan
-
Cargloss Racing Team Capai Prestasi Gemilang di Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
-
Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?