Otomotif / Mobil
Selasa, 06 Mei 2025 | 12:44 WIB
Ilustrasi food truck. Mobil bekas bisa menjadi alternatif untuk diubah menjadi tempat usaha seperti food truck. [Shutterstock]

Keunggulan: Ruang dalam tertutup dan aman, cocok untuk bisnis yang butuh higienitas tinggi.

3. Mitsubishi L300 Pick Up (2015–2018)

Mobil niaga pick up Mitsubishi L300. (Dok. Mitsubishi)

Harga Bekas: Rp100–130 juta

Pajak Tahunan: ±Rp1,5 juta

Spesifikasi:

  • Mesin diesel 2.477 cc
  • Tenaga 86 PS
  • Torsi besar, irit solar

Cocok untuk: usaha distribusi barang, logistik daerah, dan petani/pedagang grosir.
Keunggulan: Tangguh di segala medan, cocok untuk muatan berat dan perjalanan jauh.

4. Toyota Kijang Super KF40 (1996–1999)

Toyota Kijang Super. (Dok. Toyota)

Harga Bekas: Rp45–60 juta

Pajak Tahunan: ±Rp500 ribuan

Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Bekas Kecil dan Mudah Parkir di Bawah Rp100 Juta, Lengkap Estimasi Pajaknya

Spesifikasi:

  • Mesin 1.800 cc
  • Manual, kapasitas hingga 8 penumpang
  • Sering dimodifikasi untuk usaha keliling

Cocok untuk: usaha jasa, angkut orang/barang, atau mobile café retro.

Keunggulan: Murah dan mudah diperbaiki, nilai nostalgia tinggi.

5. Isuzu Panther Pick Up (2014–2017)

Isuzu Panther Pickup. [Dok Izuzu]

Harga Bekas: Rp90–115 juta

Pajak Tahunan: ±Rp1,3 juta

Spesifikasi:

  • Mesin diesel 2.500 cc
  • Tahan banting dan sangat irit bahan bakar

Cocok untuk: pengangkutan berat dan usaha di wilayah pegunungan atau terpencil.

Keunggulan: Mesin legendaris, cocok untuk jarak jauh dan operasional berat.

Tips Memilih Mobil Bekas untuk Usaha

Agar tidak salah beli, berikut beberapa tips penting sebelum membeli mobil bekas untuk kebutuhan bisnis:

1. Sesuaikan dengan Jenis Usaha

Pilih kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan operasional. Mobil pick-up cocok untuk jualan keliling atau distribusi barang, sementara blind van cocok untuk usaha makanan atau jasa laundry keliling.

2. Cek Legalitas Dokumen

Pastikan STNK aktif, BPKB asli, dan nomor rangka serta mesin sesuai dengan surat-surat. Jangan tergiur harga murah yang mencurigakan.

3. Periksa Riwayat Kendaraan

Hindari mobil bekas tabrakan besar atau bekas banjir. Cek juga buku servis untuk mengetahui perawatan sebelumnya.

4. Perhatikan Pajak dan Biaya Operasional

Selain harga, perhitungkan juga pajak tahunan dan efisiensi bahan bakar agar biaya operasional tetap rendah.

5. Uji Jalan dan Cek Mesin

Selalu lakukan test drive dan minta bantuan teknisi terpercaya untuk memeriksa kondisi mesin, transmisi, dan kaki-kaki mobil.

Memilih mobil bekas untuk usaha bisa menjadi investasi cerdas jika dilakukan dengan teliti. Dengan modal di bawah Rp150 juta, pelaku usaha sudah bisa mendapatkan kendaraan niaga andal yang siap dimodifikasi dan mendukung produktivitas. Pastikan memilih mobil sesuai dengan jenis usaha Anda dan lakukan pengecekan menyeluruh sebelum memutuskan membeli.

Load More