Ia melakukan modifikasi pada swing arm, menggunakan shock breaker lebih tinggi, serta menambahkan ban semi off-road yang menjadikan tampilan motor semakin tangguh namun tetap mempertahankan desain compact dan clean dari ICON e:.
Pendekatan ini membuat motor tampak siap digunakan dalam berbagai medan, menggabungkan kelincahan dan efisiensi motor listrik dengan daya tahan motor petualang.
Tantangan dan Pendampingan Profesional
Para peserta HDRP 2024 memulai perjalanan kreatif mereka sejak Desember 2024, di mana mereka diberikan kebebasan untuk merancang dan mewujudkan motor modifikasi impian mereka.
Tidak hanya mengandalkan pengalaman masing-masing, peserta juga mendapatkan pembekalan teknis dan estetika dari para mentor berpengalaman, seperti Immanuel Prakoso (Treasure Garage), Indra Pratama (Thrive MC), dan Franky Mory (Yasashii Garage), serta dukungan teknis dari tim AHM.
Proses modifikasi ini tidak hanya mengejar aspek visual semata, namun juga mempertimbangkan faktor keamanan, kenyamanan, dan kelayakan berkendara.
Motor hasil modifikasi diuji langsung di jalanan sekitar Yogyakarta untuk memastikan bahwa gaya tidak mengorbankan fungsi.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, mengatakan bahwa HDRP merupakan bentuk dukungan nyata untuk pertumbuhan dunia modifikasi motor di Indonesia, khususnya dalam merespons perkembangan motor listrik.
“Honda Dream Ride Project merupakan salah satu komitmen untuk mendukung tumbuhnya modifikasi sepeda motor di Indonesia yang sesuai dengan karakter dan mimpi para penggunanya. Tahun ini merupakan pertama kalinya ajang HDRP mengajak peserta untuk memodifikasi dengan menggunakan sepeda motor listrik Honda dan karya ini diharapkan mampu menjadi inspirasi para masyarakat, khususnya pecinta modifikasi sepeda motor,” ujar Andy dikutip dari keterangan tertulis pada Jumat (30/5/2025).
Baca Juga: Ingin Beralih Ke Motor Listrik? Jangan Beli sebelum Tahu Ini
Teknologi yang Dimodifikasi
Sebagai basis modifikasi, Honda ICON e: hadir dengan motor listrik bertenaga maksimal 1,8 KW, mampu melaju hingga 55 km/jam, dengan jarak tempuh maksimal 53 km dalam sekali pengisian.
Motor ini juga dibekali fitur modern seperti USB charger, panel meter digital, serta lampu LED. Dengan desain yang ringkas dan bersih, ICON e: menjadi medium sempurna bagi Malik dalam menciptakan motor listrik bergaya petualang.
Sementara itu, Honda CUV e: menawarkan performa lebih tinggi dengan tenaga motor listrik hingga 6 KW dan kecepatan maksimum 83 km/jam, serta jarak tempuh hingga 80,7 km.
Motor ini ditenagai oleh dua baterai Honda Mobile Power Pack e: yang bisa ditukar atau diisi ulang, menjadikannya sangat fleksibel. Tak hanya itu, pengisian dayanya pun efisien, yakni 2,7 jam dari 25% ke 75%, atau 6 jam dari kosong hingga penuh.
Modifikasi sebagai Cermin Ekspresi
Ajang HDRP membuktikan bahwa modifikasi motor listrik tidak hanya mungkin dilakukan, tapi juga dapat menjadi ruang ekspresi baru bagi para modifikator.
Hal ini dirasakan langsung oleh Aditya:
“Saya bangga mendapatkan kesempatan dalam Honda Dream Ride Project. Banyak pelajaran yang saya dapati seperti manajemen waktu dalam perencanaan, hingga pengerjakan proses yang detail dalam memodifikasi sepeda motor sesuai impian saya. Saya berharap hasil karya ini dapat menginspirasi para pecinta sepeda motor di Indonesia,” ujarnya.
Dengan keberhasilan HDRP 2024, Honda membuka babak baru dalam dunia modifikasi otomotif nasional, menjadikan motor listrik sebagai medium baru untuk inovasi, ekspresi gaya hidup, dan solusi mobilitas masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Sudaryono Siap Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang: Doakan Saya Amanah
-
6 Rekomendasi Sunscreen yang Aman untuk Ibu Hamil sesuai Review dan Harga
-
Densus 88 Sikat Provokator Digital di Lampung
-
Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS
-
25 Kata-Kata Ucapan Hari Anak Nasional Islami yang Penuh Doa dan Makna
-
Apa Penyebab Utama Munculnya Flek Hitam pada Kulit? Ternyata Tak Cuma Paparan Sinar Matahari
-
Dino Patti Djalal Ingatkan Bahaya Demokrasi Bertumpu pada Sosok Pemimpin
-
Kasus Eks Jampidsus, Pakar UI dan UNAS Dorong Pasal Berlapis Hingga TPPU
-
Apakah Boleh Olahraga saat Sakit? Ini Penjelasan Dokter agar Tak Salah Langkah
-
Nenek Renta Kelaparan Gigit Jari, yang Rumahnya Keramik Bagus Malah Asyik Kantongi Bansos