Inilah poin krusial yang membedakannya. Avanza RWD ditopang sasis unibody dengan struktur FR (Front-engine, Rear-wheel-drive).
Mobil bekas dengan penggerak RWD sangat tangguh di daerah-daerah terpencil karena memiliki traksi lebih besar, memudahkan saat melewati jalan menanjak dan berlumpur. Fitur ini sangat relevan dengan kondisi geografis dan jalan di sebagian wilayah Nusantara.
4. Kaki-kaki Lebih Perkasa:
Keunggulan lain dari Avanza RWD generasi terakhir adalah ketahanan kaki-kaki depannya yang lebih awet dibandingkan model terbaru yang FWD.
Karena beban penggerak berada di roda belakang, jumlah komponen pada kaki-kaki depan lebih sedikit dan tidak menanggung beban yang terlalu besar, sehingga usia bushing, karet support, ball joint, dan tie rod menjadi lebih panjang.
5. Spare Part Terjangkau dan Mudah Didapat:
Populasi Avanza yang sangat masif di Indonesia membuat ketersediaan komponennya tersebar luas di seluruh wilayah.
Suku cadang mudah ditemukan di mana saja, bukan hanya di dealer resmi, dan harganya cukup terjangkau, mulai dari yang asli hingga KW3. Ini menjamin biaya perawatan yang tidak mencekik.
Stabilitas Harga di Pasar Mobil Bekas Juni 2025
Baca Juga: 6 Mobil Bekas 7 Seater Harga Setengahnya Toyota Avanza E Baru: Irit Bensin, Onderdil Mudah, Murah!
Toyota Avanza RWD, khususnya generasi terakhir (2019-2021), sampai saat ini masih sangat diminati, yang berdampak pada stabilitas harga bekasnya. Per Juni 2025, kisaran harganya adalah:
- Produksi 2019: Rp120.000.000 - Rp192.000.000
- Produksi 2020: Rp118.000.000 - Rp187.000.000
- Produksi 2021: Rp120.000.000 - Rp180.000.000
Contohnya, Avanza Veloz 1.5 2021 (varian lebih mewah dari RWD generasi terakhir) bisa dijual sekitar Rp193.000.000, menunjukkan holding value yang kuat.
Namun, perlu diingat bahwa harga ini adalah estimasi dan sangat bervariasi tergantung kondisi fisik dan mesin, riwayat servis, kelengkapan surat-surat, serta lokasi penjualan dan tipe mobil (E/G/Veloz, MT/AT).
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur