Suara.com - Di tengah gempuran harga motor baru yang kian melambung, motor bekas (mokas) menjadi solusi cerdas bagi banyak orang, terutama para milenial dan pekerja muda. Selain lebih ramah di kantong, pilihan modelnya pun beragam.
Namun, di balik harganya yang miring, ada jebakan yang bisa membuat Anda tekor jika tidak teliti.
Nah, agar Anda tidak menyesal di kemudian hari, tim kami telah merangkum 7 tips jitu yang wajib Anda lakukan sebelum membawa pulang motor bekas idaman.
1. Lakukan Riset Harga Pasar Terlebih Dahulu
Sebelum mulai berburu, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah riset.
Cari tahu harga pasaran dari model dan tahun motor yang Anda incar. Gunakan beberapa platform jual-beli online sebagai referensi untuk mendapatkan gambaran harga yang wajar.
Dengan bekal ini, Anda bisa lebih percaya diri saat bernegosiasi dan tidak mudah tertipu oleh penjual yang memasang harga terlalu tinggi atau justru terlalu rendah yang mencurigakan.
2. Inspeksi Total Bagian Bodi dan Rangka
Tampilan luar yang menarik belum tentu mencerminkan kondisi motor yang benar-benar baik.
Baca Juga: Yamaha Aerox 155 Harga Berapa? Edisi 2017 Lebih Murah dari Beat, lho!
Oleh karena itu, telitilah dalam memeriksa setiap detail untuk memastikan kualitasnya.Sambungan Bodi: Perhatikan dengan cermat celah pada sambungan bodi.
Pastikan jarak antar bagian rapi dan seragam. Jika terdapat celah yang tidak wajar, ini bisa menjadi tanda bahwa motor pernah mengalami kecelakaan atau benturan.
Kualitas Cat: Amati apakah terdapat perbedaan warna pada permukaan bodi. Warna cat yang tidak seragam atau terlihat baru di beberapa bagian mungkin menutupi goresan dalam atau kerusakan seperti penyok.
Struktur Rangka: Rangka adalah elemen utama yang menopang motor. Periksa area di bawah mesin dan sekitar komstir dengan saksama. Pastikan tidak ada tanda-tanda las yang mencurigakan, bengkok, atau korosi berat. Kerusakan pada rangka dapat mengganggu stabilitas dan keamanan berkendara.
3. Wajib Bongkar Rahasia di Balik Suara Mesin
Inilah jantung dari motor Anda. Jangan ragu untuk meminta izin menyalakan mesin cukup lama. Dengarkan baik-baik suaranya saat langsam (idle) dan saat gas sedikit ditarik. Mesin yang sehat biasanya memiliki suara yang halus dan stabil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol
-
BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik
-
Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional
-
Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali
-
Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07
-
Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal
-
Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium
-
Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros
-
Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat
-
Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta