Suara.com - Membeli mobil merupakan keputusan besar yang sebaiknya didasarkan pada kebutuhan, bukan karena keinginan terlihat sukses. Salah satu hal penting untuk dipertimbangkan dalam membeli mobil adalah mudah atau tidaknya mobil tersebut untuk dijual kembali.
Di tengah lonjakan harga mobil baru, mobil bekas kini menjadi pilihan rasional bagi banyak orang di Indonesia. Selain harganya lebih bersahabat, mobil bekas juga memiliki nilai depresiasi yang lebih rendah sehingga lebih mudah dijual kembali.
Namun, tak semua mobil bekas akan diminati untuk dibeli kembali oleh masyarakat. Misalnya karena suku cadang atau bengkel servicenya sulit ditemukan.
Ada juga yang karena reputasi merek, membuat mereka tidak berminat pada mobil bekas dengan merek tertentu. Ada pula yang mempertimbangkan efisiensi bahan bakar.
Meski membeli mobil bekas, masyarakat tetap akan mempertimbangkan faktor ekonomi, boros bensin atau tidak. Karena hal ini akan berpengaruh mendalam pada faktor keuangan mereka.
Berikut ini beberapa rekomendasi mobil bekas yang mudah dijual kembali di tahun 2025, lengkap dengan spesifikasi dan harga pasarannya. Selain itu, mobil-mobil ini tangguh dan irit bahan bakar.
1. Toyota Avanza
Toyota Avanza masih menjadi raja di pasar mobil bekas. Mobil MPV ini digemari karena kemudahan perawatan, ketersediaan suku cadang, serta performa mesin yang awet.
Versi facelift generasi kedua hadir dengan mesin 1.3L dan 1.5L serta transmisi manual dan otomatis. Dengan kapasitas 7 penumpang, Avanza cocok untuk keluarga maupun driver transportasi online.
Spesifikasi utama:
Baca Juga: Jarang Dilirik, 5 Opsi Mobil Bekas Underrated di Bawah Rp 50 Juta Ini Bisa Jadi Pilihan
- Mesin: 1.3L & 1.5L
- Transmisi: Manual/Automatic
- Kapasitas: 7 penumpang
- Konsumsi BBM: 14–16 km/l
Harga pasar 2025: Rp130 juta – Rp170 juta
2. Honda Brio Satya
Brio Satya dikenal dengan desainnya yang kompak, performa lincah, dan konsumsi bahan bakar yang sangat efisien. Dengan mesin 1.2L i-VTEC, mobil ini mampu menempuh hingga 22 km per liter.
Brio juga punya nilai jual kembali yang sangat stabil dan terus diminati, terutama oleh kalangan muda.
Spesifikasi utama:
- Mesin: 1.2L i-VTEC
- Transmisi: Manual/CVT
- Kapasitas: 5 penumpang
- Konsumsi BBM: hingga 22 km/l
Harga pasar 2025: Mulai dari Rp120 juta
3. Suzuki Ertiga
Ertiga generasi kedua hadir dengan platform Heartect yang membuat bodinya lebih ringan namun tetap kokoh. Mesin 1.5L-nya terkenal responsif dan irit. Mobil ini juga nyaman digunakan untuk perjalanan jauh dan memiliki fitur hiburan lengkap untuk keluarga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Siap-siap Panen Cuan! Dividen BBRI Diproyeksi Tembus 13 Persen, Minat Borong?
-
Sifat dan Karakter Shio Kambing dari Positif hingga Negatif
-
Meroket Lagi, IHSG Menuju Level 6.400
-
Chelsea Tikung Arsenal, Rekrut Morgan Rogers dengan Harga Fantastis!
-
Serangan Harimau Kembali Terjadi di Siak, Kali Ini Korbannya Pekerja Alat Berat
-
Kiamat Harga Gadget 2027? TSMC Naikkan Biaya Produksi Chip 10%, Raksasa Teknologi Mulai "Eksodus"
-
Live Malam Hari! Catat Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
-
Antam dan Galeri 24 Koreksi, Cek Harga Jual dan Buyback Emas Hari Ini di Pegadaian
-
Sepak Terjang Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Kini Pilih Mundur Fokus Pengobatan
-
Bukan Sekadar Transportasi, KRL Mengubah Cara Saya Melihat Perjalanan Harian