Suara.com - Mencari mobil bekas matic tahun muda dengan budget di bawah Rp150 juta memang gampang-gampang susah.
Namun jangan khawatir, kami sudah merangkum 9 pilihan terbaik yang tidak hanya ramah di kantong, tapi juga irit, stylish, dan sangat cocok untuk menemani mobilitas harian Anda di tengah padatnya lalu lintas perkotaan.
Pilihan mobil dengan transmisi otomatis menjadi sebuah keharusan bagi kaum urban untuk mengurangi lelah saat macet.
Dengan riset yang tepat, Anda bisa mendapatkan mobil "tahun muda" yang minim risiko dan perawatannya masih terjangkau. Yuk, simak daftar lengkapnya!
1. Honda Brio Satya E CVT (2017-2019)
Kisaran Harga: Rp125 - 145 jutaan
Siapa yang tidak kenal mobil ini? Honda Brio adalah idola anak muda dan keluarga kecil di Indonesia. Dengan statusnya sebagai market leader di kelas LCGC, Brio menawarkan paket lengkap: desain sporty, performa lincah, dan konsumsi BBM yang irit.
Kelebihan:
- Performa & Handling: Mesin 1.2L i-VTEC dengan transmisi CVT terasa sangat responsif dan halus, paling menyenangkan di kelasnya.
- Konsumsi BBM: Sangat irit, mudah mencapai 1:15 km/liter untuk rute kombinasi.
- Nilai Jual Kembali: Pamor Honda membuat harga jual kembali Brio sangat stabil dan kuat.
- Desain: Modelnya yang timeless dan sporty membuatnya tidak terlihat kuno.
Kekurangan:
Baca Juga: Mulai Terjangkau! Ini Dia 5 Pilihan Mobil Hybrid Bekas yang Bisa Jadi Investasi Cerdas
- Kekedapan Kabin: Suara bising dari luar (road noise) dan mesin masih cukup terasa di dalam.
- Kapasitas Bagasi: Paling sempit di antara kompetitornya.
- Kualitas Interior: Material plastik keras mendominasi, terkesan ringkih di beberapa bagian.
2. Suzuki Ignis GX AGS (2017-2019)
Kisaran Harga: Rp115 - 135 jutaan
Tampil beda dengan Suzuki Ignis! Mobil ini menawarkan sesuatu yang unik: desain crossover atau mini SUV yang membuatnya terlihat tangguh. Ground clearance yang tinggi juga menjadi nilai plus untuk menghadapi jalanan yang tidak mulus.
Kelebihan:
- Desain Unik: Tampilannya yang anti-mainstream membuatnya menonjol di jalan.
- Ground Clearance: Dengan tinggi 180 mm, lebih percaya diri melewati genangan air atau polisi tidur.
- Super Irit: Mesin K12M terkenal sangat efisien, bahkan bisa lebih irit dari Brio.
- Fitur Lengkap: Varian GX sudah dilengkapi keyless entry dengan start/stop button dan head unit modern.
Kekurangan:
- Transmisi AGS (Auto Gear Shift): Pada dasarnya adalah transmisi manual yang diotomatisasi. Perpindahan giginya terasa kurang halus dan butuh adaptasi bagi yang terbiasa dengan matic konvensional (CVT/AT).
- Suspensi Keras: Karakternya yang rigid membuat bantingan terasa agak keras.
- Ruang Kaki Baris Kedua: Agak terbatas untuk penumpang dewasa yang tinggi.
3. Daihatsu Sirion AT (2018-2020)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL