Harga bekas untuk tahun produksi 2019 ke atas berada di rentang Rp 18 juta hingga Rp 21 jutaan.
Keunggulan utama Vixion R terletak pada performa mesinnya yang bertenaga namun tetap irit. Catatan konsumsi BBM-nya bisa menyentuh 41,6 km/liter.
Bukan cuma irit, mesin Vixion R punya performa jempolan.
Jantung mekanisnya dibekali teknologi variable valve actuation (VVA).
Depot daya terasa bertenaga, bukan cuma di putaran mesin bawah, tapi juga putaran atas.
Rangka Deltabox yang menjadi ciri khasnya juga memberikan stabilitas superior saat berkendara jarak jauh.
Meski beberapa pengguna merasa joknya sedikit kurang nyaman untuk perjalanan sangat jauh, performa dan fitur seperti assist & slipper clutch menjadi nilai tambah yang signifikan.
3. Suzuki GSX-S150 (2019-2022)
Bagi Anda yang menginginkan performa paling buas di kelasnya, Suzuki GSX-S150 adalah jawabannya.
Baca Juga: Honda Siapkan Motor Retro untuk Pengendara Bertinggi 150 cm: Bukan Honda Monkey, tapi...
Motor ini dikenal memiliki tenaga puncak tertinggi berkat mesin DOHC overbore warisan dari Suzuki Satria F150.
Karakternya yang liar di putaran atas menjadi daya tarik tersendiri bagi penyuka kecepatan.
Harga bekas GSX-S150 tergolong sangat menarik, untuk unit tahun 2019 hingga 2022 bisa didapatkan di kisaran Rp 16 juta hingga Rp 19 juta.
Soal keiritan, motor ini juga tidak mengecewakan. Dalam berbagai pengujian, konsumsi BBM-nya berada di angka 41 hingga 43 km/liter.
Kelebihan lain dari GSX-S150 adalah bobotnya yang ringan dan dimensinya yang ringkas, membuatnya sangat lincah untuk bermanuver.
Meski joknya terbilang tipis dan suspensinya sedikit kaku, posisi berkendaranya cukup tegak sehingga tidak cepat membuat lelah saat touring.
4. Yamaha Byson FI (2018-2020)
Yamaha Byson FI menawarkan pendekatan yang berbeda.
Motor ini lebih mengedepankan kenyamanan dan tampilan yang gagah layaknya moge.
Dengan stang lebar dan posisi duduk yang tegak, Byson FI adalah pilihan ideal bagi mereka yang memprioritaskan ergonomi berkendara saat touring.
Pasaran harga bekas untuk Byson FI tahun 2018 ke atas cukup terjangkau, yakni antara Rp13 juta hingga Rp16 jutaan.
Performanya memang tidak seagresif kompetitornya, namun mesin injeksinya dikenal sangat irit. Konsumsi BBM-nya diklaim mampu mencapai 46 hingga 47 km/liter.
Dengan konsep sport touring, maka posisi berkendara dari Yamaha Byson disebut para penggunanya cukup nyaman.
Ini karena setangnya tinggi sehingga badan tidak perlu menunduk saat mengendarai si Kebo ini.
Suspensi teleskopik berdiameter besar di depan dan suspensi monocross di belakang memberikan redaman yang empuk, membuat perjalanan jauh terasa lebih nyaman.
5. Honda CB150 Verza (2019-2022)
Jika Anda mencari motor touring yang fungsional, tangguh, dan super irit, Honda CB150 Verza adalah pilihan yang paling rasional.
Motor ini dirancang sebagai "kuda beban" yang andal dengan perawatan yang mudah dan biaya operasional yang rendah.
Harga bekas Honda CB150 Verza tahun muda (2019-2022) sangat menggoda, berada di kisaran Rp 15 juta hingga Rp 18 jutaan.
Keunggulan utamanya adalah konsumsi bahan bakar yang luar biasa efisien, dengan klaim pabrikan mencapai 46,3 km/liter.
Meskipun fiturnya tergolong sederhana dan tenaganya paling standar di antara yang lain, Verza menawarkan durabilitas tinggi dan kenyamanan.
Motor ini dirancang untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi pengendara.
Posisi jok yang ergonomis dan ketinggian yang pas membuatnya nyaman untuk berbagai tipe tubuh.
Dengan suspensi belakang ganda yang kuat, motor ini siap diajak membawa beban tambahan untuk perlengkapan touring Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Likuiditas KPR Mengalir Deras, SMF Salurkan Pembiayaan Rp141,61 Triliun hingga Semester I 2026
-
Nanik S Deyang Mundur dari BGN, Kejagung Nyatakan Bisa Diperiksa Kapan Saja
-
Pernah Disinggung Teddy soal Masa Jabatan Cuma 3 Bulan, Dino Patti Djalal Akhirnya Buka Suara
-
Prudential Syariah Raup Pendapatan Rp1,05 Triliun di Q1 2026
-
Gantikan Nanik, Sudaryono Bisa Bereskan BGN dalam Dua Bulan Saja
-
Donald Trump: Iran Mau Banget Bertemu, Tapi Amerika Tak Tertarik
-
Buntut Ucapan Lu Punya Otak Gak?, Hotman Paris Resmi Dipolisikan PWI Malang Raya
-
Review Serum Viva untuk Flek Hitam dan Anti-Aging, Usia 40 Tahun ke Atas Wajib Tahu!
-
7 Macam Gorengan Korea Buat Teman Makan Tteokbokki, Gurih dan Renyah!
-
Mengapa Kritik Akademik Lebih Sibuk Dipersoalkan daripada Masalahnya?