Suara.com - Menghadapi kemacetan kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, atau Bandung setiap hari memang menguras energi dan emosi. Mengandalkan transmisi manual bisa membuat kaki kiri pegal bukan main. Inilah mengapa mobil dengan transmisi otomatis atau matic menjadi solusi cerdas untuk mobilitas perkotaan yang padat.
Namun, harga mobil matic baru yang selangit seringkali menjadi penghalang. Jangan khawatir, pasar mobil bekas menawarkan banyak pilihan menarik dengan harga yang jauh lebih ramah di kantong.
Dengan dana di bawah Rp60 juta, Anda sudah bisa membawa pulang mobil matic yang tak hanya nyaman dikendarai, tetapi juga terkenal irit bahan bakar.
Pilihan ini sangat ideal bagi para pekerja muda, mahasiswa, atau keluarga baru yang mendambakan kepraktisan berkendara tanpa harus menguras tabungan.
Mobil-mobil ini umumnya memiliki dimensi yang kompak, membuatnya lincah bermanuver di jalanan sempit dan mudah saat mencari parkir.
Berikut adalah empat rekomendasi mobil matic bekas hemat bahan bakar dengan harga di bawah Rp60 juta yang bisa menjadi teman andalan Anda menaklukkan belantara perkotaan.
1. Kia Picanto (2010-2012)
Kia Picanto generasi pertama dan awal generasi kedua menjadi primadona di pasar mobil bekas. Desainnya yang membulat dan stylish khas Eropa membuatnya tak lekang oleh waktu.
Dengan harga pasaran yang kini berada di kisaran Rp55 juta hingga Rp60 jutaan untuk transmisi otomatis, Picanto menawarkan paket lengkap.
Baca Juga: 5 Mobil Bekas 60 Jutaan Muat Banyak Keluarga, Bandel dan Nyaman untuk Jalan Jauh
Spesifikasi Mesin: Menggunakan mesin 1.1L (Cosmo) atau 1.2L (All New) 4-silinder DOHC, yang dikenal bertenaga namun tetap efisien. Tenaga yang dihasilkan mencapai 87 PS dengan torsi 120 Nm untuk versi 1.2L.
Transmisi: Otomatis konvensional 4-percepatan yang perawatannya relatif mudah dan murah.
Konsumsi BBM: Untuk penggunaan dalam kota, Kia Picanto matic mampu mencatatkan konsumsi BBM sekitar 12-15 km/liter, tergantung kondisi lalu lintas dan gaya berkendara.
Perkiraan Pajak: Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan untuk Kia Picanto tahun 2011 berada di angka sekitar Rp 1,5 jutaan.[5]
2. Hyundai Getz (2004-2006)
Jauh sebelum era LCGC, Hyundai Getz sudah menjadi pilihan hatchback yang populer. Mobil asal Korea Selatan ini dikenal memiliki kualitas rakitan yang baik dan kabin yang tergolong lega untuk ukurannya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
BYD Incar Tahta Tertinggi Mobil Laris Milik Toyota, Target 5 Tahun
-
5 Mobil Warna Oranye Paling Kece, Cocok untuk Dukung Timnas Belanda di Piala Dunia 2026
-
QJMOTOR Ajak Konsumen Indonesia Intip Teknologi Global Langsung di Pabrik China
-
4 Mobil Harga ala Motor Aerox, Mesin Badak Cocok untuk Kendaraan Pertama: Simak Saran Pakar
-
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Ala MotoGP Rilis di Jakarta Fair 2026
-
Terpopuler: Risiko Memaksa Motor Matic Konsumsi Pertalite, 5 Motor Tangguh yang Irit untuk Harian
-
Spesifikasi, Harga, dan Pilihan Warna Suzuki S-Presso Girl Edition: Mobil Kompak untuk Wanita Karier
-
4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya
-
Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?