Suara.com - Lupakan sejenak soal kegagahan desain eksterior atau performa mesin turbo. Mari kita bicarakan sesuatu yang seringkali menjadi renungan di baris kedua atau ketiga saat memilih mobil: sistem audio.
Namun pada Mitsubishi Destinator, fitur ini melompat ke baris terdepan, memaksa kita untuk memberikan perhatian penuh.
Judul di atas mungkin terdengar bombastis, tapi ia lahir dari sebuah kekaguman. Bagi yang belum familiar, julukan "Thomas Alva Edisound" disematkan kepada Edi Sound, seorang maestro sound system asal Jawa Timur yang menjadi pionir tren "sound horeg" untuk karnaval. Sistem racikannya mampu menghasilkan dentuman bass dahsyat yang bisa menggetarkan kaca rumah dari kejauhan.
Kini, bayangkan jika kekuatan "horeg" yang fenomenal itu bisa Anda bawa masuk ke dalam kabin mobil. Namun, alih-alih membuat telinga pekak dan panel pintu bergetar, ia disajikan dengan kejernihan sekelas konser pribadi. Mustahil? Mitsubishi dan Yamaha menjawab: tidak lagi.
Membedah Otak di Balik Suara Ajaib: Dynamic Sound Yamaha Premium
Kunci dari keajaiban ini adalah sistem audio bernama Dynamic Sound Yamaha Premium, sebuah mahakarya hasil kolaborasi intens antara insinyur Mitsubishi Motors dan Yamaha, yang dikenal sebagai produsen alat musik dan peralatan audio premium.
Ini bukanlah sekadar menempel merek speaker terkenal di dalam mobil. Kolaborasi ini melibatkan riset mendalam terhadap material interior dan bentuk kabin untuk menciptakan akustik yang sempurna.
Sistem ini dipersenjatai dengan total 8 speaker yang konfigurasinya mencakup:
- Front Tweeter di pilar A
- Speaker Coaxial 2-Way di pintu depan dan belakang
- Subwoofer yang terpasang rapi
Kombinasi inilah yang menjadi fondasi dari konsep "Horeg Ramah Telinga". Subwoofer bertanggung jawab atas dentuman bass yang padat dan terasa sampai ke dada, sementara speaker coaxial dan tweeter memastikan setiap detail vokal dan instrumen musik terdengar jernih tanpa tumpang tindih.
Baca Juga: Benarkah Rakit Satu Truk Sound Horeg Butuh Biaya Setara Sebuah Rumah Mewah?
Playlist Pengujian: 4 Mode Suara untuk Semua Kondisi
Keistimewaan sistem ini tidak berhenti pada perangkat kerasnya. Mitsubishi dan Yamaha merancang empat mode suara yang bisa dipilih sesuai selera dan jenis musik, mengubah kabin menjadi panggung konser pribadi.
- Mode Powerful:
Inilah mode "Horeg" yang sesungguhnya. Saat diaktifkan, frekuensi rendah (bass) dan tinggi (treble) langsung diperkuat secara signifikan. Menguji dengan lagu EDM atau dangdut koplo, bass drop-nya terasa begitu bertenaga dan memenuhi ruang tanpa ada distorsi sedikit pun. Ini adalah mode untuk Anda yang ingin merasakan energi musik secara maksimal.
- Mode Lively:
Mode ini menjadi favorit untuk mendengarkan musik pop modern atau Top 40. Bass tetap terasa nendang, namun vokal dan instrumen di frekuensi tengah juga ikut terangkat, menciptakan suara yang enerjik dan hidup. Ini adalah setelan serba bisa yang membuat semua genre terdengar menyenangkan.
- Mode Signature:
Inilah arena pembuktian bagi para audiophile. Dikembangkan langsung oleh insinyur Yamaha, mode ini menciptakan soundstage atau panggung suara yang sangat luas, seolah-olah Anda sedang duduk di baris depan sebuah konser akustik.
Menguji dengan lagu jazz atau akustik, setiap petikan gitar dan desahan penyanyi terdengar begitu nyata dan memiliki posisi yang jelas. Kejernihan di mode ini benar-benar memukau.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan
-
Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron
-
Kenapa John Herdman Tak Berada di Bench Timnas Indonesia? Disamakan dengan Luis Enrique
-
Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat
-
Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia
-
BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?