Suara.com - Bosan dengan desain skutik retro yang gitu-gitu aja? Bagi kalian pengguna Honda Scoopy yang dicap sebagai skutik retro wajib waspada dengan salah satu motor satu ini.
Peugeot Django Cruiser 2025, sebuah skutik yang berani tampil beda dengan menggabungkan keanggunan desain Prancis dengan aura gagah khas motor cruiser Amerika.
Saat mendengar nama Peugeot Django, yang terlintas pasti adalah skutik dengan lekuk bodi klasik yang elegan, terinspirasi dari Peugeot S55 di era 50-an.
Namun, untuk model 2025, Peugeot memberikan sentuhan "pemberontakan" yang mengejutkan. Lahirlah Peugeot Django Cruiser 2025, sebuah anomali di segmen skutik neo-retro.
Sekilas, DNA Django masih kental terasa dari siluet bodinya yang membulat dan mulus. Namun, beberapa detail kunci mengubah total karakternya.
"Peugeot telah memutuskan untuk keluar dari kebiasaan, menciptakan sebuah skuter yang kental dengan nafas cruiser Amerika - unik, berbeda, dan penuh karakter." tulis dalam media 2banh.vn.
Perubahan paling radikal ada pada bagian kokpit. Django Cruiser 2025 menanggalkan setang tertutup khas skutik dan menggantinya dengan model naked handlebar atau setang telanjang yang tinggi, lengkap dengan raiser layaknya motor custom.
Keputusan ini tidak hanya mengubah estetika, tapi juga ergonomi berkendara menjadi lebih santai dan gagah.
Detail Pembeda Django Cruiser 2025:
Baca Juga: 7 Rekomendasi Mobil Bekas Seharga Honda BeAT Baru, Mesin Masih Kuat Diadu?
- Setang Telanjang: Memberikan kesan gagah dan posisi berkendara yang lebih tegak.
- Jok Terpisah dan Sandaran: Jok model split-seat dengan sandaran punggung untuk pembonceng menambah kenyamanan dan memperkuat aura cruiser.
- Palet Warna Dof: Pilihan warna-warna kalem seperti matte grey dan matte black menonjolkan kesan premium dan maskulin.
Fitur dan Teknologi: Klasik di Luar, Modern di Dalam
Meski berpenampilan retro, Django Cruiser 2025 tidak anti dengan teknologi modern. Peugeot menyematkan fitur-fitur yang relevan untuk pengendara masa kini.
- Panel Instrumen TFT: Layar TFT full color yang informatif menjadi pusat informasi kendaraan, menampilkan data kecepatan, bahan bakar, hingga konektivitas T-BOX untuk navigasi sederhana.
- Smart Key System: Kunci pintar atau keyless menjadi standar, memberikan kemudahan dan keamanan ekstra.
- Pengereman ABS Dua Kanal: Keamanan menjadi prioritas dengan rem cakram di kedua roda (depan 260mm, belakang 220mm) yang sudah dilengkapi sistem ABS dual channel. Fitur ini memberikan kepercayaan diri saat harus melakukan pengereman mendadak di berbagai kondisi jalan.
Performa Mesin dan Handling
Di balik tampilannya yang unik, Django Cruiser 2025 dibekali mesin yang sudah teruji.
- Mesin: Menggunakan basis mesin Easymotion® 149.6cc, 4-katup, berpendingin cairan.
- Tenaga: Menghasilkan tenaga puncak 14.7 daya kuda dan torsi 13.8 Nm. Angka yang cukup kompetitif untuk penggunaan dalam kota maupun touring ringan akhir pekan.
- Suspensi dan Rangka: Ditopang oleh rangka baja ganda yang kokoh, suspensi depan teleskopik, dan suspensi tunggal di belakang untuk meredam getaran jalanan perkotaan.
Kombinasi ini menjanjikan akselerasi yang responsif di putaran bawah dan pengendaraan yang stabil di kecepatan rendah, berkat teknologi LFE (Low Friction Efficiency) dan sistem hisap udara tipe roll-flow.
Kelebihan dan Kekurangan Peugeot Django Cruiser 2025
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Lupakan Skutik, Motor Bandel Honda Ini Layak Dilirik: Irit Tembus 59,8 km/liter
-
Apakah Mobil Listrik Boleh Pakai Ban Mobil Biasa? ini 5 Rekomendasinya
-
Bagian Apa Saja dari Mobil Listrik yang Butuh Perawatan Rutin?
-
Honda Resmikan Pabrik Baru di Turki, Ada Apa di Baliknya?
-
Sekali Muncul Langsung Bawa 2 Model, Suzuki Siap Acak-acak Pasar NMAX dan PCX di Indonesia
-
Harga Selisih 100 Juta Lebih, Apa Bedanya Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X?
-
5 Mobil BMW Ini Konon Mudah Dirawat bak Toyota, Harganya Cuma Segini
-
10 Mobil 1200cc ke Bawah Irit Bensin dan Murah Pajak: 'Low Cortisol', Anti Kantong Jebol
-
Mobil Harian Harga Mirip Motor 250cc: Mending Hyundai Grand Avega Hatchback, i20, atau Kia Rio?
-
Diam-diam Rilis Versi Mewah: Suzuki Hadirkan Mobil Pekerja Keras Murah, Bisa Jadi Andalan Keluarga