Kisaran harga bekas (untuk tahun 2018-2021) Rp180 juta - Rp230 jutaan.
2. Honda HR-V 1.5 (Generasi Pertama, 2015-2021)
Bagi Anda yang memprioritaskan gaya, kenyamanan berkendara di perkotaan, dan efisiensi, Honda HR-V 1.5L adalah jawabannya.
DNA-nya sebagai crossover membuatnya terasa lincah seperti sedan namun dengan postur gagah sebuah SUV.
Alasan Jadi Pilihan Terbaik:
Desain Stylish dan Modern: Hingga hari ini, desain HR-V generasi pertama masih terlihat sangat menarik dan tidak ketinggalan zaman, sangat cocok untuk anak muda.
Efisiensi Bahan Bakar Khas Honda: Menggunakan basis mesin yang sama dengan Jazz dan City (L15), efisiensinya tidak perlu diragukan.
Dengan transmisi CVT yang halus, konsumsi BBM dalam kota bisa dengan mudah menyentuh angka 1:13-14 km/liter.
Kabin Praktis dengan Ultra Seat: Fitur pelipatan kursi Ultra Seat adalah keajaiban rekayasa dari Honda. Anda bisa membawa barang-barang tinggi seperti tanaman atau sepeda lipat di baris kedua dengan sangat mudah.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Bekas Jagoan Gang Sempit, Pilihan Cerdas Ibu Muda Aktif di Perkotaan
Perawatan Terjangkau: Karena berbagi platform mesin, ketersediaan spare part baik fast-moving maupun slow-moving sangat terjamin dengan harga kompetitif.
Namun, pastikan Anda memilih unit dengan riwayat perawatan transmisi CVT yang baik.
Kisaran harga bekas (untuk tahun 2018-2021): Rp190 juta - Rp250 jutaan.
3. Duet Mungil Toyota Raize & Daihatsu Rocky
Masuk ke era modern, duet compact SUV ini menawarkan paket lengkap: iritnya juara, fitur melimpah, dan pajak tahunan yang murah.
Di tahun 2025, harga bekas untuk unit tahun-tahun awal (2021-2022) akan semakin menarik dan terjangkau.
Alasan Jadi Pilihan Terbaik:
Efisiensi BBM Juara: Ini adalah daya tarik utamanya. Varian mesin 1.200 cc 3-silinder bisa mencatatkan konsumsi BBM hingga 1:18 km/liter.
Varian 1.000 cc Turbo-nya pun tidak kalah irit sambil menawarkan tenaga yang lebih responsif.
Pajak Tahunan Murah: Dengan kapasitas mesin yang kecil, biaya pajak tahunan (PKB) Raize dan Rocky jauh lebih rendah dibandingkan SUV lain di kelasnya, membuat biaya kepemilikan jangka panjang jadi sangat ringan.
Fitur Modern dan Keselamatan Canggih: Untuk tipe tertinggi, keduanya sudah dilengkapi fitur keselamatan canggih (Toyota Safety Sense/Advanced Safety Assist) yang biasanya hanya ada di mobil-mobil mahal.
Ukuran Kompak dan Lincah: Sangat cocok untuk penggunaan di kota-kota besar yang padat, mudah untuk bermanuver dan mencari parkir.
Kisaran harga bekas (untuk tahun 2021-2022) Rp175 juta - Rp220 jutaan.
Memilih mobil bekas SUV di tahun 2025 tidak lagi harus berkompromi antara gaya dan biaya.
Rush/Terios menawarkan ketangguhan dan jaringan purna jual terluas, HR-V memberikan gaya dan kenyamanan perkotaan, sementara Raize/Rocky adalah definisi efisiensi modern.
Berita Terkait
-
Daftar 5 Mobil Bekas Irit BBM yang Bisa Jadi Alternatif Mobil Hybrid
-
Solusi Budget Tipis! Cek Tahun Daihatsu Xenia Bekas di Bawah 100 Juta yang Masih Layak Pinang
-
Pemesanan JETOUR T1 dengan Harga Khusus Tembus 800 Unit Dalam Sebulan
-
Tunda Nyicil PCX: Intip 5 Mobil Hatchback Termurah dan Irit Bensin Rekomendasi Pakar
-
Strategi Agresif Changan Deepal S05 Tantang Pasar SUV Listrik Indonesia Lewat Teknologi REEV
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya