3. Transmisi CVT: Nyaman, Namun Jadi Pertimbangan
Untuk menyalurkan tenaga mesin ke roda depan (FWD), Mitsubishi hanya menyediakan satu pilihan transmisi, yaitu CVT.
Keputusan ini menawarkan kehalusan berkendara, namun bagi sebagian kalangan, ini menjadi sebuah kompromi.
- Kelebihan:
Perpindahan gigi yang sangat halus dan efisiensi bahan bakar yang lebih baik saat berkendara santai.
- Kekurangan:
"Seperti yang lu tau, CVT tetap CVT, lu mau merek apapun, tetap CVT," ujar Ko Lung Lung. Transmisi jenis ini dikenal memiliki daya tahan yang tidak sekuat transmisi otomatis konvensional (AT), terutama jika sering digunakan secara agresif. Belt baja di dalamnya rentan aus dan bisa putus jika tidak dirawat dengan baik.
4. Harga dan Positioning: Nanggung di Antara Dua Dunia
Mitsubishi Destinator diposisikan di antara Xforce/Xpander Cross dan Pajero Sport, menciptakan segmen baru yang menarik sekaligus "nanggung".
Kisaran Harga (OTR Jakarta):
- GLS: Rp385 Juta.
- Exceed: Rp405 Juta.
- Ultimate: Rp465 Juta.
- Ultimate Premium: Rp495 Juta.
Analisis Harga:
Dengan harga varian tertinggi yang mendekati Rp500 juta, Destinator mulai memasuki wilayah harga Pajero Sport varian terendah.
"Ketika lu Rp 490 juta, itu udah komparasinya sama Pajero yang paling rendah... lu tambah dikit lagi, kalau lu nyicil kan lu tambah dikit lagi lu dapet Pajero," simpul Ko Lung Lung.
Baca Juga: Berapa Pajak Tahunan Mitsubishi Destinator? Jagoan Baru SUV untuk Mobil Keluarga
Ini menjadi dilema bagi konsumen: memilih SUV terbaru dengan fitur melimpah namun menggunakan CVT, atau menambah sedikit dana untuk mendapatkan Pajero Sport yang sudah terbukti ketangguhannya dengan transmisi AT.
Mitsubishi Destinator adalah paket yang sangat menarik. Ia menawarkan desain segar, interior premium, dan performa mesin yang menjanjikan. Namun, calon pembeli di Indonesia perlu mempertimbangkan secara matang catatan teknis pada sistem pendingin mesin dan pilihan transmisi CVT-nya.
Jika Anda adalah pengguna yang lebih mengutamakan kenyamanan berkendara di perkotaan, fitur modern, dan tidak terlalu agresif di jalan, Destinator bisa menjadi pilihan yang sangat memuaskan. Namun, jika Anda mencari ketangguhan jangka panjang dan berencana sering membawa mobil ini ke medan yang lebih berat, mungkin ada baiknya melirik Pajero Sport dengan menambah sedikit anggaran Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
-
Sosok Meriyati Roeslani, Istri Jenderal Hoegeng yang Meninggal pada Usia 100 Tahun
Terkini
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif
-
Motor Adventure Bekas Suzuki V-Strom 250 vs Kawasaki Versys 250, Mending Mana?
-
Gadai BPKB Mobil di SEVA Jadi Alternatif Pembiayaan, Ini Syarat dan Prosesnya
-
5 Mobil Sedan Suzuki Paling Irit BBM dan Nyaman Buat Harian
-
7 Rekomendasi Mobil Matic Kecil dengan Suspensi Paling Empuk