Suara.com - Suzuki berhasil menggeser Honda dari daftar tiga merek mobil paling laris di Indonesia pada Juli kemarin, demikian dilaporkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo pada pekan ini.
Dalam laporan bulanannya, Gaikindo mengungkapkan bahwa Suzuki secara wholesales (dari pabrik ke dealer) menjual 6010 unit mobil pada Juli kemarin, naik 21,7 persen dari Juni yang berjumlah 4940 unit.
Sebagian besar mobil yang dijual Suzuki adalah SUV kompak terbarunya, Suzuki Fronx yang diluncurkan pada Mei lalu. Sepanjang Juli, ada sebanyak 2197 unit Fronx yang dijual PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) di Indonesia.
Sisanya disumbangkan Suzuki Carry dengan penjualan lebih dari 2500 unit dan mobil penumpang XL7 serta Ertiga.
Sementara Honda menjual 5235 unit mobil pada Juli 2025, naik 25,3 persen dari bulan Juni. Mobil LCGC Brio Satya masih menjadi salah satu penopang penjualan Honda, dengan jumlah unit terjual 1977 unit.
Selain Brio, Honda juga mengandalkan penjualan New HR-V yang masih diterima cukup baik di pasaran. Selama sebulan kemarin, sebanyak 1949 unit Honda HR-V laku terjual di Indonesia.
Suzuki sendiri sudah mendominasi penjualan di atas Honda sejak April kemarin dan momentum tersebut semakin menguat setelah Suzuki Fronx mengaspal di Tanah Air pada Mei lalu.
Meski demikian jika dilihat sepanjang Januari - Juli 2025, Honda masih duduk di peringkat ketiga merek mobil paling laris di Indonesia.
Di tujuh bulan pertama 2025, Honda sudah menjual 37.916 unit mobil di Indonesia, turun 29,6 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 lalu ketika Honda menjual sekitar 53.838 unit mobil.
Baca Juga: Suzuki Boyong 'Jeroan' Suzuki Fronx Sebagai Sarana Edukasi Konsumen
Suzuki sendiri menjual 33.190 unit mobil di Januari - Juli 2025, turun 13,9 persen dibanding tahun lalu saat SIS menjual 38.543 unit mobil. Kini Suzuki duduk di urutan kelima merek mobil terlaris di Tanah Air, berada tepat di bawah Mitsubishi.
Sebelumnya Gaikindo mengatakan penjualan mobil di Juli lalu memang naik dibandingkan dengan Juni, tetapi jika disandingkan dengan data tahun lalu penjualan roda empat di Tanah Air masih turun.
“Memang dibanding Juni ada peningkatan kan. Tapi dibanding Juli tahun yang lalu itu kan masih terjadi penurunan. Jadi kita masih perlu hati-hati,” kata Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara, di Jakarta, Senin (11/8/2025).
Gaikindo memang mencatat tren positif pada Juli 2025, secara wholesales penjualan mobil naik 4,8 persen - dari 57.799 unit di Juni menjadi 60.552 unit di Juli.
Tetapi jika dibandingkan dengan capaian pada Juli 2024, penjualan mobil secara wholesales sebenarnya turun 18,4 persen - dari 74.230 unit pada Juli 2024 menjadi 60.552 unit di bulan lalu (minus 13.678 unit).
Penjualan mobil Juli 2025 masih dikuasai Toyota, Daihatsu, Suzuki, Honda dan Mitsubishi. Secara wholesales, Toyota berhasil membukukan sebanyak 18.905 unit, yang diikuti oleh saudaranya yakni Daihatsu yang mencapai 10.451 unit.
Sementara posisi ketiga Suzuki sukses menggeser Honda dari peringkat tradisionalnya, setelah mencatat penjualan 6.010 unit. Adapun Honda menjual 5.235 unit mobil disusul Mitsubishi sebanyak 5.011 unit.
Berita Terkait
-
Daftar 10 Merek Mobil Terlaris: Suzuki Geser Honda dan Mitsubishi, BYD dan Chery Masuk 10 Besar
-
GIIAS 2025 Belum Bikin Penjualan Mobil di Juli "Sembuh"
-
Soal Baterai Berbasis Nikel, Gaikindo: Kalau Tidak Ekonomis, Siapa Mau Investasi?
-
Suzuki Fronx Gebrak Pasar! Lebih Murah dari Yaris Cross Hybrid, Ini Bedanya!
-
Kesan Singkat Menjajal Suzuki Fronx di GIIAS 2025
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
-
100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi