Suara.com - Membeli mobil bekas bisa menjadi solusi cerdas untuk memiliki kendaraan impian tanpa harus menguras seluruh tabungan.
Namun, di balik harganya yang miring, ada sejumlah "jebakan" yang bisa membuat Anda rugi besar jika tidak teliti.
Pasar mobil bekas memang menggiurkan, tapi banyak juga penjual tidak bertanggung jawab yang sengaja menyembunyikan kondisi buruk mobilnya.
Berikur rangkuman 6 hal krusial yang wajib Anda waspadai agar tidak menyesal di kemudian hari.
1. Waspadai Riwayat Mobil: Bekas Tabrak atau Terendam Banjir?
Ini adalah "dosa" terbesar dalam dunia mobil bekas. Mobil yang pernah mengalami tabrakan hebat atau terendam banjir seringkali memiliki masalah tersembunyi yang akan muncul belakangan dan memakan banyak biaya perbaikan.
Cara Mengecek:
Bekas Tabrak: Periksa struktur rangka dan sasis mobil. Cek apakah ada bekas las yang tidak rapi, dempul tebal, atau cat yang belang. Pastikan celah antar panel bodi (pintu, kap mesin, bagasi) presisi dan tidak miring.
Bekas Banjir: Ini sedikit lebih tricky. Cek bagian bawah karpet dasar dan kolong mobil, apakah ada tanda-tanda karat, jamur, atau sisa lumpur. Bau apek yang tidak hilang di dalam kabin juga bisa menjadi indikator kuat.
Baca Juga: Jangan Mau Rugi! Ini 5 Rekomendasi Mobil Bekas yang Harganya Nggak Gampang Anjlok
2. Kelengkapan dan Keaslian Dokumen Adalah Kunci
Jangan pernah melakukan transaksi sebelum Anda memastikan semua dokumen legal dan asli. Mobil dengan surat-surat bermasalah hanya akan mendatangkan kesulitan hukum di masa depan.
Dokumen Wajib Cek:
BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor): Ini adalah bukti sah kepemilikan. Pastikan nama pemilik dan data lainnya sesuai.
STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan): Cek masa berlaku pajak dan keasliannya.
Faktur Pembelian: Dokumen ini menunjukkan riwayat kepemilikan pertama dari dealer, penting untuk verifikasi legalitas.
Berita Terkait
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
4 Mobil Harga ala Motor Aerox, Mesin Badak Cocok untuk Kendaraan Pertama: Simak Saran Pakar
-
Sering Diremehkan Karena Tua, Hatchback Rp 85 Jutaan Ini Simpan Teknologi yang Bikin Ketagihan
-
Mekanik Menyerah Bikin Innova Bensin Irit, Cek 4 Mobil Bekas 1200cc Hemat BBM Ini
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Motor Listrik Pintar OMO-X Resmi Mengaspal di Indonesia Simak Keunggulan dan Harganya
-
Garansi Motor Yamaha Langsung Gugur saat Modifikasi Dua Bagian Ini
-
Maxi Series Kuasai 50 Persen Penjualan Yamaha di Bandung
-
Pembalap Indonesia Aldi Satya Mahendra Raih Podium Bersejarah di World Supersport Misano
-
Perbedaan Perawatan Ban Mobil Listrik dan Konvensional Saat Musim Liburan
-
Declan Rice Jadi Brand Ambassador Xiaomi SU7, Peluncuran Global Semakin Dekat
-
Deretan Modifikasi Yamaha Grand Filano dan Fazzio yang Curi Perhatian di Bandung
-
Nissan Pangkas Waktu Produksi Jadi 26 Bulan Demi Lawan Dominasi Mobil China
-
Pebalap Astra Honda Racing Team Sukses Amankan Podium di ARRC Motegi Jepang
-
Motor Listrik Yadea Tawarkan Subsidi 10 Juta di Jakarta Fair 2026