- Sociolla menyelenggarakan kampanye Love Local 2026 dari tanggal 16 Juli hingga 19 September 2026.
- Produk kecantikan lokal telah mencakup lima puluh lima persen dari total keseluruhan produk di Sociolla.
- Hampir sembilan puluh sembilan persen produk wewangian di platform Sociolla kini berasal dari merek lokal.
Suara.com - Kalau dulu produk kecantikan luar negeri menjadi incaran para beauty enthusiast, kini ceritanya mulai berubah. Dalam beberapa tahun terakhir, brand kecantikan lokal semakin mencuri perhatian berkat kualitas produk yang terus meningkat, formulasi yang disesuaikan dengan kebutuhan kulit masyarakat Indonesia, hingga inovasi yang mampu bersaing di pasar global.
Fenomena tersebut menjadi salah satu wajah baru industri kecantikan Indonesia yang terus bertumbuh. Bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-81, Sociolla kembali menghadirkan kampanye tahunan Love Local 2026 bertema "100% Cantik Indonesia" sebagai bentuk apresiasi terhadap perjalanan sekaligus perkembangan brand beauty lokal.
Kampanye yang berlangsung 16 Juli hingga 19 September 2026 ini tidak hanya mengajak masyarakat lebih bangga menggunakan produk lokal, tetapi juga menjadi momentum untuk melihat bagaimana industri kecantikan Indonesia berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Bagi Sociolla, Love Local bukan sekadar kampanye musiman setiap Agustus. Program yang pertama kali diperkenalkan pada 2021 ini merupakan komitmen jangka panjang untuk mendukung pertumbuhan brand lokal melalui ekosistem omnichannel, mulai dari platform digital, toko fisik, hingga berbagai aktivitas storytelling dan edukasi yang mempertemukan brand dengan konsumennya.
Perkembangan tersebut juga terlihat dari perubahan preferensi konsumen. Hingga Juni 2026, produk lokal telah mengisi 55 persen dari seluruh produk yang tersedia di ekosistem Sociolla, dengan lebih dari 180 brand lokal dan lebih dari 6.000 SKU aktif.
Angka tersebut menunjukkan bahwa brand lokal tidak lagi sekadar hadir sebagai alternatif, tetapi telah menjadi bagian penting dari industri kecantikan nasional.
Co-founder & Chief Marketing Officer Social Bella, Chrisanti Indiana, mengatakan Hari Kemerdekaan menjadi momen yang tepat untuk merayakan perjalanan industri kecantikan Indonesia.
"Melalui Love Local, kami ingin merayakan perjalanan tersebut sekaligus mempertegas komitmen jangka panjang Sociolla untuk terus menjadi mitra pertumbuhan brand lokal. Membangun brand lokal tidak cukup dilakukan melalui satu kampanye, tetapi membutuhkan dukungan yang berkelanjutan melalui ekosistem omnichannel, storytelling, dan berbagai inisiatif yang membantu brand menjangkau lebih banyak konsumen," ujarnya.
Fragrance Lokal Mendominasi, Skincare Semakin Inovatif
Baca Juga: 4 Moisturizer untuk Mencerahkan Wajah dari Brand Lokal dengan Review Pembeli
Tren penggunaan produk lokal juga terlihat dari kategori yang paling banyak diminati konsumen.
Di ekosistem Sociolla, makeup, fragrance, dan skincare menjadi tiga kategori dengan permintaan tertinggi.
Yang menarik, hampir 99 persen produk fragrance yang tersedia di platform tersebut berasal dari brand lokal. Hal ini menunjukkan bahwa parfum buatan Indonesia kini semakin dipercaya dan memiliki daya saing tinggi di pasar.
Sementara pada kategori skincare, konsumen semakin mencari produk yang menawarkan manfaat spesifik, seperti memperbaiki skin barrier, memberikan perlindungan terhadap paparan sinar UV, hingga membantu mengatasi kulit berjerawat.
Perkembangan ini memperlihatkan bahwa brand lokal tidak hanya mengikuti tren kecantikan global, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Love Local Jadi Ruang untuk Mengenal Brand Beauty Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Spider-Man: Brand New Day dan Awal Era Mutan di Marvel Cinematic Universe
-
5 Syarat dan Cara Dapat Subsidi Mobil Listrik dari Pemerintah
-
4 Pelembap Retinol Ampuh Pudarkan Bekas Jerawat dan Muluskan Tekstur Kulit
-
Sean Gelael Bongkar Rahasia Balap Endurance, Soroti Ketahanan Fisik dan Performa Mesin
-
Sopir Avanza Tewas Tabrak Truk yang Lagi Berhenti di Tol Cijago
-
Kecam Pernyataan Londo Ireng, Jurnalis Bali: Prabowo Harus Minta Maaf
-
Ulasan Film Unlocked: Ketika Kehilangan Ponsel Jadi Awal Teror Paling Nyata
-
Fakta Hukum di Balik Terkaitnya Nama Nabila Gardena dalam Kasus Timah
-
Promo Sepeda Listrik Exotic EV 929 di Transmart, Banting Harga Jadi Rp4 Jutaan
-
Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League