Suara.com - Honda kembali membuat gebrakan di segmen skuter matik (skutik) bongsor dengan meluncurkan Honda NWT150. Motor ini tidak hanya menawarkan desain agresif, tetapi juga menyematkan teknologi sistem radar blind spot detection yang untuk pertama kalinya hadir di jajaran motor matik Honda.
Melansir laman Greatbiker, Kamis (21/8), produk inovatif ini merupakan hasil kolaborasi antara Honda Japan dengan Wuyang Honda dari Tiongkok. Namun, para pecinta skutik gambot di Tanah Air tampaknya harus bersabar, karena Honda NWT150 saat ini hanya dipasarkan secara eksklusif untuk pasar China.
Secara tampilan, DNA motor sport premium Honda sangat kental terasa. Bagian depannya tampil sangar dengan empat lampu proyektor LED yang desainnya terinspirasi dari moge petualang seperti Honda X-ADV dan Forza 750. Skuter ini juga dilengkapi windshield berukuran besar, suspensi ganda di bagian belakang, serta setang model telanjang (naked handlebar) yang memberikan kesan gagah.
Daftar fiturnya pun sangat melimpah untuk skutik di kelas 150 cc. Honda NWT150 dibekali panel instrumen layar TFT berwarna yang dapat terhubung ke smartphone, smart key berbasis kartu NFC, sistem pengereman ABS dual channel, kontrol traksi (TCS), hingga Tire Pressure Monitoring System (TPMS). Tidak berhenti di situ, motor ini bahkan dilengkapi kamera depan dan belakang yang berfungsi sebagai dashcam, sebuah fitur yang lazimnya ditemukan pada mobil.
Sorotan utamanya tentu saja adalah teknologi radar blind spot detection. Fitur keselamatan canggih ini mampu mendeteksi hingga 20 objek bergerak secara bersamaan dalam radius 150 derajat dengan jangkauan deteksi hingga 100 meter. Saat ada kendaraan yang mendekat dari area titik buta, lampu peringatan di spion akan otomatis menyala untuk memberi sinyal kepada pengendara.
Untuk urusan dapur pacu, skutik bongsor dari Honda ini mengandalkan mesin 149cc yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 11,4 kW dan torsi puncak 14,4 Nm. Dengan spesifikasi tersebut, Honda NWT150 dijual dengan harga yang sangat kompetitif di China, yakni mulai dari 14.980 yuan atau setara Rp 33-34 jutaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Murah dengan Opsen yang Nggak Bikin Perih, Pikap Agrinas Tuai Kritik
-
5 Mobil dengan Pajak Murah, Bensin Irit, dan Opsen Nggak Bikin Perih
-
Rektor Paramadina Kritik Rencana Impor 105.000 Pikap: Deindustrialisasi Terselubung
-
Alasan Agrinas Pilih Impor 105 Ribu Pick Up India Ketimbang Produk Lokal
-
Pilih Mobil Hybrid atau Plugin Hybrid? Cek Perbandingannya di Sini
-
Ukuran Mobil Avanza Berapa? Pastikan Muat di Garasi, Segini Harganya Jelang Musim Mudik Lebaran
-
Geely EX2 Catatkan Ribuan Pemesanan di IIMS 2026
-
Ganti Oli Motor Matic Berapa Bulan Sekali? Ini 5 Rekomendasi Pelumas Ciamik
-
Mau Jual Mobil Bekas di Mana? 5 Rekomendasi Situs untuk Jual Mobil
-
GAC Indonesia Kantongi Ribuan SPK di IIMS 2026, AION UT Jadi Primadona