3. Turunkan Kecepatan: Fokus Peta, Bukan Ngebut
Saat menjadikan aplikasi navigasi sebagai pemandu utama, lupakan sejenak hasrat untuk memacu kecepatan.
Ingat batas aman. Jaga kecepatan konstan di bawah 40 km/jam.
Kamu tidak hanya perlu fokus pada jalan, tapi juga sesekali melihat layar navigasi, ditambah lagi kamu belum tentu mengenal medan jalan yang akan dilewati.
4. Jaga Jarak Aman, Bukan Cuma Sama Mantan
Jarak aman adalah bantalan keselamatanmu di jalan.
Saat melaju dengan kecepatan 40 km/jam, pastikan jarak dengan kendaraan di depan minimal 30 meter.
Hindari berkendara sejajar persis di belakang kendaraan lain. Geser sedikit posisi motormu ke kiri atau kanan untuk mendapatkan visibilitas lebih baik dan ruang untuk menghindar dari bahaya mendadak.
5. Percaya Warga Lokal: Google Maps Nggak Selalu Benar
Baca Juga: Tak Bikin Rugi, Ini 5 Motor Baru dengan Harga Bekas yang Tetap Stabil
Teknologi secanggih apapun pasti punya kelemahan.
Aplikasi seringkali mengarahkan ke jalur tercepat tanpa mempertimbangkan kondisi jalan, seperti gang sempit, jalan rusak, atau bahkan portal tertutup.
Jika merasa ragu dengan rute yang ditunjukkan, jangan sungkan untuk berhenti dan bertanya kepada warga sekitar. Mereka adalah "database" paling akurat untuk kondisi jalanan lokal.
Iqbal menekankan bahwa fokus adalah kunci utama dalam berkendara.
“Aplikasi navigasi memang sangat membantu kita saat touring atau bepergian jauh menjelajahi lokasi-lokasi baru. Namun demikian setiap penggunanya harus tetap fokus saat berkendara. Karena tujuan utama kita berkendara adalah untuk selamat sampai tujuan,” pungkas Community Development & Safety Riding Supervisor Muhammad Ali Iqbal.
Jadi, manfaatkan teknologi dengan bijak tanpa membuatmu lengah.
Ingat, tujuan utamamu di jalan adalah pulang dengan selamat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Akselerasi Pemulihan Bencana Aceh Toyota Kerahkan Tiga Unit Kijang Innova Jadi Armada Medis
-
Harga Beda Tipis, Mending Honda Brio RS atau Toyota Raize? Begini Kata Pakar
-
Terpopuler: Cruise Yamaha, Motor Hidrogen, Garasi Wamen Imipas Silmy Karim
-
Konsumen Indonesia Mulai Lirik Varian PHEV Pesanan Wuling Eksion Tunjukkan Tren Positif
-
Ironi Garasi Rp8,4 Miliar Silmy Karim: Bertabur Mobil 'Hobi' Klasik di Tengah Pusaran Korupsi
-
Canggihnya Cruise Control Yamaha, Bisa Ngedownshift Otomatis
-
Begini Perbedaan 'Mahzab' Kawasaki dan Toyota Meracik Motor Hidrogen
-
Auto2000 Masih Pede Jualan Veloz Hybrid Meski Ditantang BYD M6 PHEV dari Sisi Harga dan Teknologi
-
Dibongkar Kejagung, Terkuak Fakta Motor Listrik BGN Pesanan Dadan Hindayana
-
Proyek Pabrik BYD Subang Kebakaran, Diduga Akibat Puntung Rokok