Suara.com - Menjadi seorang pengusaha perempuan di kota besar menuntut mobilitas tinggi dan efisiensi.
Waktu adalah uang, dan urusan transportasi tidak boleh menjadi penghalang.
Anda butuh kendaraan yang bukan hanya sekadar alat transportasi, tetapi juga partner kerja yang bisa diandalkan.
Partner yang tangguh untuk membawa barang dagangan, lincah menembus padatnya jalanan, dan yang terpenting, tidak membuat pusing kepala dengan urusan perawatan.
Dengan bujet sekitar Rp80 jutaan, pasar mobil bekas menawarkan banyak pilihan menarik yang memenuhi kriteria tersebut.
Fokus utamanya adalah mencari mobil yang memiliki reputasi "bandel", ketersediaan suku cadang melimpah dengan harga terjangkau, dan konsumsi bahan bakar yang efisien.
Mobil-mobil di segmen LCGC (Low Cost Green Car) generasi pertama menjadi primadona di rentang harga ini.
Mesinnya yang sederhana namun teruji membuatnya mudah dirawat bahkan oleh bengkel non-resmi sekalipun.
Kriteria utama dalam memilih mobil untuk menunjang bisnis adalah kekuatan dan kepraktisan. Anda mungkin perlu membawa beberapa boks berisi produk, sampel, atau peralatan dari satu tempat ke tempat lain.
Baca Juga: 6 Mobil Bekas Harga Paling Stabil, Investasi Cerdas Kendaraan Pertama Pemula
Oleh karena itu, mobil dengan ruang kabin yang fleksibel dan kapasitas bagasi yang memadai menjadi sebuah keharusan.
Jangan hanya terpaku pada penampilan luar, tapi bayangkan bagaimana mobil ini akan membantu Anda saat harus membawa tumpukan barang dagangan di kala hujan deras sekalipun.
Berikut adalah beberapa rekomendasi mobil bekas di rentang harga Rp80 jutaan yang sangat cocok untuk pengusaha perempuan yang dinamis dan tidak mau ribet:
Toyota Agya & Daihatsu Ayla (Generasi Pertama, 2013-2016)
Duet kembar ini adalah raja di kelasnya.
Dengan budget Rp80 jutaan, Anda bisa mendapatkan unit tahun 2014-2016 dengan kondisi yang masih sangat baik.
Keunggulan utamanya adalah mesin 1.000cc yang sangat irit dan reputasi Toyota-Daihatsu yang tak perlu diragukan.
Suku cadangnya bisa ditemukan di mana saja, dari bengkel resmi hingga toko onderdil di pelosok gang. Meski kecil, saat kursi belakang dilipat, ruang kargonya cukup untuk membawa beberapa boks ukuran sedang. Mobil ini sangat lincah untuk bermanuver di jalanan sempit dan mencari parkir.
Honda Brio Satya (Generasi Pertama, 2013-2015)
Jika Anda mencari mobil yang sedikit lebih bertenaga dan memiliki sensasi berkendara yang lebih menyenangkan, Honda Brio Satya adalah jawabannya. Dengan mesin 1.200cc i-VTEC, Brio terasa lebih responsif.
Meskipun harga bekasnya sedikit lebih tinggi, dengan bujet Rp 80 jutaan Anda masih bisa menemukan unit tahun 2014 atau 2015.
Desainnya yang lebih sporty mungkin menjadi nilai tambah bagi sebagian orang. Jaringan servis Honda yang luas dan citra merek yang kuat membuat perawatannya juga tergolong mudah.
Suzuki Karimun Wagon R (2014-2017)
Jangan remehkan bentuknya yang mengotak atau boxy. Desain inilah yang menjadi kekuatan utama Karimun Wagon R.
Dengan atap yang tinggi, mobil ini menawarkan ruang kepala dan kabin yang terasa sangat lega, bahkan paling lega di kelasnya.
Efeknya, ruang kargo menjadi sangat akomodatif untuk barang-barang berdimensi tinggi. Melipat kursi belakang akan memberikan Anda ruang setara mobil van kecil.
Mesin K10B 1.000cc-nya terkenal sangat irit dan tangguh. Bagi pengusaha yang sering membawa barang dalam jumlah banyak, Karimun Wagon R adalah pilihan paling rasional dan praktis.
Datsun GO+ Panca (2014-2016)
Datsun GO+ Panca menawarkan sesuatu yang tidak dimiliki kompetitornya di kelas harga ini: konfigurasi kursi 5+2.
Meskipun kursi baris ketiga lebih cocok untuk anak-anak atau sebagai ruang darurat, keunggulannya terasa saat dilipat.
Ruang bagasinya menjadi yang terluas di antara semua rekomendasi ini.
Ini adalah pilihan sempurna untuk pengusaha yang butuh fleksibilitas ekstra, misalnya untuk membawa barang dagangan dalam jumlah besar atau sesekali membawa tim kerja.
Mesin 1.200cc-nya sama dengan yang digunakan Nissan March, sehingga performa dan perawatannya cukup terjamin.
Sebelum memutuskan, pastikan untuk melakukan inspeksi menyeluruh.
Ajak mekanik terpercaya untuk memeriksa kondisi mesin, kaki-kaki, dan bodi mobil. Ingat, membeli mobil bekas bukan seperti membeli mobil baru.
Ketelitian adalah kunci utama untuk mendapatkan unit yang "sehat" dan siap diajak bekerja keras menumbuhkan bisnis Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kelebihan Mesin Mitsubishi Pajero Sport yang Tetap Kompetitif di Segmen SUV Ladder Frame
-
Irit Mana antara Toyota Avanza vs Rush? Intip Pula Komparasi Harganya
-
5 Kelemahan Avanza yang Jarang Dibicarakan, Tenggelam oleh Reputasi Awet
-
Request Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M, Bisa Buat Ngecor Beton Jalan Berapa Kilometer?
-
Ini 3 Jenis Pick Up yang Didatangkan Agrinas, Carry dan Gran Max Kalah Kelas
-
Bak Bumi dan Langit! Pickup Impor Koperasi Merah Putih vs Esemka Kebanggaan Jokowi Mending Mana?
-
Harga Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M Setara Biaya Mengaspal Jalan Berapa Kilometer?
-
5 Mobil Double Cabin Buat Mudik Siap Angkut Banyak Barang, Mulai 100 Jutaan
-
Penjualan Motor Baru Januari 2026 Tembus 577 Ribu Unit Sinyal Positif Ekonomi Nasional
-
Apakah RI Hanya Jadi 'Tong Sampah' Pickup India? Ini Fakta Sebenarnya