- Mobil BJ Habibie diduga menjadi barang bukti kasus dugaan korupsi Ridwan Kamil.
- Mobil Mercy 'Pagoda' milik BJ Habibie dibeli Ridwan Kamil dengan cara dicicil dan belum lunas.
- Ridwan Kamil diduga membeli mobil BJ Habibie menggunakan uang korupsi BJB.
Suara.com - Harga dan spek mobil BJ Habibie turut menjadi perhatian. Ini setelah mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, terseret kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB.
Ridwan Kamil diduga membeli mobil Mercedes-Benz lawas milik BJ Habibie menggunakan uang korupsi. Dan ketika akan disita KPK, mobil Mercy milik BJ Habibie tersebut diketahui masih berada di bengkel.
Kepemilikan mobil Mercy tersebut telah dikonfirmasi oleh Ilham Akbar Habibie, putra ketiga BJ Habibie.
Ilham Habibie memang sempat diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi Bank BJB. Namun, Ilham menyebut bahwa RK, sapaan Ridwan Kamil, membelinya dengan cara cicilan dan belum lunas.
“Terkait dengan pembelian mobil yang dimiliki oleh Bapak (BJ Habibie) yang diwarisi oleh kami, oleh Pak RK ya mobil itu dibeli, dicicil tapi belum lunas,” ujar Ilham di Gedung Merah Putih KPK.
Ilham mengungkap, mobil ayahnya dibanderol dengan harga Rp2,6 miliar. Namun, RK baru bayar setengahnya.
“Harganya Rp2,6 miliar (tapi tidak ada kontrak). Baru dibayar Rp1,3 miliar, setengahnya,” ujar Ilham.
Dengan kenyataan tersebut, berapa sebenarnya harga mobil Mercedes-Benz klasik milik BJ Habibie? Dan apa saja spek mobil Mercy tersebut?
Harga dan Spek Mobil BJ Habibie yang Dibeli Ridwan Kamil
Baca Juga: 5 Mobil Mercy Bekas di Bawah Rp100 Juta: Mesin Juara, Style Mewah Penuh Gaya
Seri mobil milik BJ Habibie adalah Mercedes-Benz 280 SL. Mobil ini terkenal dengan julukan Pagoda karena desain atapnya yang unik.
Mercedes Benz 280 SL pertama kali diperkenalkan pada tahun 1967 dan langsung mencuri perhatian dunia otomotif.
Hingga kini, 280 SL tetap dianggap sebagai salah satu roadster ikonik yang memadukan kemewahan, performa, dan kenyamanan khas Mercedes-Benz.
Di balik kap mesinnya, Mercedes-Benz 280 SL dibekali mesin 2.8 liter, 6 silinder segaris (inline-six) dengan sistem injeksi bahan bakar.
Tenaga yang dihasilkan mencapai sekitar 170 horsepower dengan torsi melimpah, membuat akselerasinya terasa halus dan bertenaga.
Pengguna bisa memilih transmisi manual 4-percepatan, manual 5-percepatan ZF, atau otomatis 4-percepatan, sesuai preferensi kenyamanan dan gaya berkendara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim