Suara.com - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan lebih dari tiga mobil mengalami ban bocor secara bersamaan di ruas Tol Cipularang arah Bandung. Kejadian tersebut disebut terjadi di sekitar KM 111-112 dan langsung menarik perhatian netizen.
Video yang diunggah akun TikTok @jareeee00 menampilkan deretan mobil menepi di bahu jalan. Para pengemudi terlihat sedang memperbaiki ban kendaraan mereka yang mengalami kebocoran. Pengunggah menuliskan keterangan singkat “Bocor massal, ada yang kena juga nggak bro?”, hingga kini video tersebut sudah ditonton lebih dari 850 ribu kali.
Insiden ini diketahui terjadi pada Sabtu sore (6/9/2025). Sejumlah netizen di kolom komentar video mengaku mengalami kejadian serupa. Ada pula yang menyebut bahwa di ruas jalan tol tersebut terdapat ranjau paku yang berserakan.
Fenomena ini juga memicu banyak komentar netizen yang meminta pihak Jasa Marga selaku pengelola jalan tol untuk segera melakukan pemeriksaan dan memberikan ganti rugi kepada kendaraan-kendaraan yang dirugikan.
“Jasa Marga bagaimana nih?? Memakai jalan tol nggak gratis,,? Trus mobil patroli & pjr tol nya dimana???!!!,” ujar akun @edi***
“Pihak tol tuh yang bayar…kan bayar tol gak sama pakunya,” ujar akun @seg***
“Kalau begini bisa minta ganti rugi kan ke jasa marga?”, ujar akun @feb***
Sementara berdasarkan informasi yang beredar, pihak Jasa Marga telah mengonfirmasi kejadian tersebut. Dari hasil penelusuran, insiden ini disebabkan oleh tumpahan besi pengait baja ringan yang jatuh dari kendaraan pengangkut.
Tumpahan material ditemukan di KM 109+800 arah Bandung. Setelah menerima laporan, petugas Jasa Marga bergerak cepat membersihkan area dan membantu pengendara yang mengalami ban pecah.
Baca Juga: PHK Menimpa Industri Otomotif, Menperin: Kita Hadapi Kondisi Menantang
Jasa Marga juga menyatakan akan menelusuri dan memberi teguran kepada pihak angkutan yang bertanggung jawab atas insiden ini. Saat ini, seluruh tumpahan telah dibersihkan dan jalur tol kembali aman untuk dilintasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati