- Gelombang PHK mulai menjalar ke industri otomotif.
- Menperin mengatakan PHK tak bisa dihindarkan karena kondisi yang menantang.
- Menperin berharap ekspor mobil lebih digencarkan.
Suara.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengakui gelombang PHK sudah menimpa industri otomotif dan mengatakan bahwa kondisi ekonomi Indonesia sedang menghadapi kondisi berat.
Meski demikian Agus mengatakan kementeriannya selalu meminta kepada pelaku industri otomotif untuk tidak melakukan pemutusan PHK meski terjadi penurunan penjualan mobil 2025.
"Saya selalu minta kepada prinsipal-prinsipal tersebut, yang selalu saya minta adalah tidak boleh ada PHK, walaupun sekarang kita mengalami atau menghadapi kondisi yang cukup challenging. Tapi saya minta tidak ada PHK," ujar Agus di Jakarta, Rabu.
Hal ini disampaikan Agus Gumiwang merespons gelombang PHK yang terjadi pada industri komponen kendaraan akibat penjualan mobil yang menurun dalam beberapa tahun terakhir dan yang paling parah pada tahun ini.
Penurunan penjualan mobil di Indonesia disebabkan oleh banyak faktor, tetapi yang paling utama seperti diakui oleh para pelaku industri maupun analis, adalah menurunnya daya beli masyarakat.
Tetapi menurut Agus, meski penjualan menurun ekspor kendaraan dari Indonesia justru naik. Ia juga mendorong para produsen mobil Indonesia untuk memperluas pasar ekspor mereka.
Ia yakin bahwa dengan semakin tingginya ekspor maka produksi juga akan meningkat dan para produsen bisa menambah kapasitas pabrik.
Agus, meski demikian, menyadari bahwa keputusan pengurangan pegawai hingga penambahan investasi tidak bisa diputuskan oleh perusahaan yang berada di Indonesia, melainkan oleh kantor pusat.
"Global market itu tidak bisa ditentukan oleh office yang ada di Indonesia, itu ditentukan oleh head quarters. Misalnya, kalau perusahaan-perusahaan Jepang, ya kita harus bicara di Jepang untuk mereka bisa membuka, atau mengizinkan produk-produk dari Indonesia bisa ke pasar yang lebih luas," imbuh Agus.
Baca Juga: Komdigi Usul Ada Insentif Pajak dan Pangkas Regulasi demi Bisnis Data Center RI Tak Kalah Saing
Berdasarkan data Gaikindo - asosiasi pabrikan mobil Indonesia - penjualan mobil pada Semester I kemarin turun 9,7 persen secara ritel dan anjlok 8,6 persen secara wholesales.
Secara total, penjualan mobil di Indonesia hingga Juni 2025 hanya sejumlah 374.740 unit secara wholesales - belum mencapai separuh dari target penjualan Gaikindo di 2025 yang ditetapkan di angka 900.000 unit.
Berita Terkait
-
Puluhan Ribu Pekerja Kena PHK di Tengah Badai Persaingan Industri Otomotif
-
Menperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,46 T Buat 222 Kegiatan, Salah Satunya Buat Pameran di Rusia
-
Manufaktur RI Ngegas! Setengah Tahun Curi Investasi Rp366 Triliun
-
Digantikan AI, Perusahaan Ini Sudah Pangkas 4000 Karyawan
-
Krisis Pasokan Gas Murah Hantam Industri, Menko Airlangga Buka Suara Usai Pelaku Usaha Teriak PHK!
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
6 Motor Sekelas Yamaha Vixion yang Harganya Terjun Bebas: Layak Dibeli di 2026, Ada yang 4 Jutaan
-
Takut Pertamax Naik? 5 Mobil Irit Lolos Pertalite Ini Bikin Dompet Tentram Hidup Cuan
-
Mobil Listrik Murah BYD Atto 1 Sekarang Adopsi Teknologi Otonom Mewah, Jarak Tempuh Tembus 500 KM
-
Motor Listrik dengan Baterai Solid State Apa Saja? Ini 4 Pilihan Terbaik
-
Cara Cepat Kembalikan Barcode MyPertamina yang Terhapus, Kendala SPBU Langsung Tuntas
-
Biaya Layanan Towing saat Mobil Mogok di Jalan Tanpa Harus Bayar Mahal
-
Cara Cek Kondisi Injektor Mobil Diesel Bekas, Wajib Diperiksa Sebelum Beli
-
LEPAS Siap Ramaikan Pasar Mobil Listrik Indonesia Lewat Debut Global di Auto China 2026
-
Apa Penyebab Sunroof Mobil Bocor? Masalahnya Bukan Cuma di Seal
-
Insentif Motor Listrik Hilang, Ini Rekomendasi Motor Bensin Irit untuk Pekerja