Bagi pabrikan, teknologi seperti C15 bisa menjadi solusi murah dan cepat untuk memperluas jangkauan EV tanpa harus merombak platform secara besar-besaran.
Ini juga bisa jadi jawaban atas kekhawatiran konsumen soal jarak tempuh dan ketersediaan charging station, terutama di negara berkembang.
Horse Powertrain menyebut bahwa REEV adalah kategori powertrain yang tumbuh paling cepat di banyak pasar global. Dengan biaya konversi yang rendah dan modifikasi minimal, C15 bisa menjadi opsi menarik bagi produsen yang ingin tetap kompetitif di era transisi energi.
Jadi, bisakah mobil listrik dikonversi jadi mobil bensin? Jawabannya: tidak sepenuhnya. Tapi dengan teknologi seperti Horse C15, mobil listrik bisa diubah menjadi kendaraan hybrid ringan yang tetap mengandalkan baterai, namun punya cadangan tenaga dari mesin bensin.
Ini bukan langkah mundur, melainkan strategi adaptif untuk menjembatani kebutuhan pasar dan keterbatasan infrastruktur. Jika tren ini terus berkembang, bukan tidak mungkin kita akan melihat lebih banyak mobil listrik dengan mesin bensin kecil sebagai penolong di saat darurat—tanpa harus kembali sepenuhnya ke era BBM.
Berita Terkait
-
Gagang Pintu Tarik Pada Mobil Baru Segera Dilarang, Terlihat Futuristik Tapi Kurang Aman
-
Biaya Operasional dan Pajak Mobil Listrik AION UT: Per Hari di Bawah Rp 10 Ribu?
-
BMW dan Toyota Kolaborasi Siapkan Mobil Hidrogen Produksi Massal
-
Harga BYD Seal 2025 Lebuh Murah Rp 31 Juta Setelah Terima Penyegaran
-
Puluhan Ribu Pekerja Kena PHK di Tengah Badai Persaingan Industri Otomotif
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat