- Penjualan mobil Agustus 2025 naik tipis dibandingkan dengan Juli lalu.
- Dibandingkan tahun lalu, penjualan mobi di Indonesia masih terus turun.
- Mitsubishi menjadi satu-satunya merek dengan pertumbuhan penjualan bulanan dua digit.
Suara.com - Penjualan mobil pada Agustus 2025 kemarin menunjukkan tren yang masih lesu dan cenderung melambat setelah sempat memberikan harapan pada Juli kemarin, usai digelarnya pameran otomotif paling akbar GIIAS 2025.
Toyota masih menjadi merek paling laris di Indonesia. Tapi Mitsubishi menjadi merek dengan pertumbuhan penjualan paling mencolok, hingga dua digit pada Agustus kemarin.
Naik tipis, tapi melambat
Dalam laporan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indoenesia atau Gaikindo pada pekan ini, penjualan mobil secara wholesales atau pabrik ke dealer tercatat sejumlah 61.780 unit.
Jumlah ini naik tipis, sekitar 1,5 persen dibandingkan dengan pada Juli lalu, ketika penjualan mobil sebesar 60.878 unit.
Tapi di saat yang sama, kenaikan ini menunjukkan perlambatan karena pada Juli penjualan mobil naik 4,8 persen - dari 57.799 unit di Juni menjadi 60.552 unit di Juli.
Meski demikian, jika dibandingkan dengan Agustus 2024 lalu penjualan mobil pada bulan lalu masih turun 19 persen. Pada Agustus tahun lalu, ada sebanyak 76.302 unit mobil terjual secara wholesales di Indonesia.
Hingga Agustus tahun ini, sebanyak 49 merek yang tergabung di Gaikindo sudah menjual 500.951 unit mobil, turun 10,6 persen dibanding periode yang sama di 2024, ketika sebanyak 560.552 unit mobil terjual di Tanah Air.
Fenomena serupa juga terjadi dalam catatan ritel - penjualan dari dealer ke konsumen.
Baca Juga: GIIAS 2025 Belum Bikin Penjualan Mobil di Juli "Sembuh"
Menurut data Gaikindo, penjualan retail di Agustus mencapai 66.478 unit, naik 5,7 persen dari Juli yang sejumlah 62.922 unit.
Di sini juga terlihat ada pertumbuhan yang menggemberikan, karena kenaikan penjualan ini lebih tinggi dari pertumbuhan dari Juni ke Juli 2025 yang hanya sebesar 1,8 persen - 61.687 unit mobil pada Juni menjadi 62.770 unit di Juli.
Lagi-lagi, meski demikian penjualan ritel pada Agustus masih tumbuh minus 10.328 unit atau turun 13.4 persen dari 76.806 unit jika dibandingkan dengan Agustus 2024.
Lalu penjualan ritel Januari - Agustus 2025 juga turun 10,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2024, ketika penjualan mobil mencapai 584.847 unit.
Mitsubshi paling moncer
Selama sebulan kemarin, Toyota masih menjadi merek dengan penjualan tertinggi. Tetapi Mitsubishi berhasil tampil mencolok, dengan kenaikan penjualan melejit naik hingga dua digit.
Toyota menjual 18.328 unit mobil secara wholesales, turun 3,1 persen dari bulan sebelumnya. Tapi secara ritel, Toyota mencatatkan kenaikan penjualan 2,7 persen.
Sementara Mitsubishi menunjukkan performa gemilang dengan kenaikan penjualan wholesales 35 persen dan ritel 28 persen secara bulanan.
Berikut daftar merek dengan penjualan mobil tertinggi pada Agustus lalu:
| Merek | Wholesales | Ritel |
| Toyota | 18.328 | 20.733 |
| Daihatsu | 9.846 | 11.008 |
| Mitsubishi | 6.781 | 6.161 |
| Suzuki | 5911 | 5.700 |
| Honda | 4.375 | 5.317 |
| BYD | 2.562 | 2.746 |
| Isuzu | 2.193 | 2.185 |
| Fuso | 2.201 | 2.066 |
| Hyundai | 1.401 | 1.049 |
| Chery | 1.179 | |
| Hino | 1616 |
Tag
Berita Terkait
-
Penjualan Mobil Indonesia Januari hingga Juli 2025 Turun 125.000 Unit Dibanding Dua Tahun Lalu
-
BYD M9 Calon Penantang Toyota Alphard di Segmen MPV Premium Mulai Berseliweran
-
SUV 7 Penumpang, Kenali Tiga Varian Mitsubishi Destinator sebelum Membeli
-
GIIAS Surabaya 2025 Hadirkan 30 Merek Mobil dan 7 Merek Baru yang Berpartisipasi
-
Nilai Transaksi di GIIAS 2025 Turun, Gaikindo: Harga Mobil Baru Makin Murah
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Slow Living di Singapura, Pria Ini Usia 35 Tahun Pensiun Tapi Hidup Layak Jadi Pengangguran
-
Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang
-
Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi
-
Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI
-
Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi
-
Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati
-
3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape
-
Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran
-
Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah
-
Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026